Bupati Bengkalis Belum Teken SK Pembentukkan Tim Satgas

bnpb1.jpg
(ist)

RIAU ONLINE, BENGKALIS - Sepekan sudah Bupati Bengkalis menetapkan daerahnya berstatus Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Namun, hingga kini Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, belum membuat Surat Keputusan (SK) Tim Gabungan guna pemadaman Karhutla. 

Kepala BPBD Bengkalis, Tajul Mudoris mengatakan, SK Tim tersebut tidaklah terlalu penting. 

"Kegunaan dibentuknya SK tersebut hanya untuk lebih berkoordinasi saja. Menurut saya, terpenting adalah action, aksi nyata selama ini BPBD sudah bertungkus lumus hingga sekarang dalam penanganan Karhutla, merupakan bencana alam," kata Tajul kepada RIAUONLINE.CO.ID, Minggu, 24 Februaei 2019.

 

Ia menjelaskan, dalam struktur tersebut, Bupati Bengkalis langsung menjadi Wkil Komandan Satugan Tugas (Wadan Satgas), sedangkan Satgas dipegang langsung Gubernur Riau, Syamsuar. 

"Namun demikian, kita sedang persiapkan untuk SK tim tersebut," jelas Tajul singkat. 

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah sepekan terakhir melakukan pendampingan terhadap Tim Gabungan yang bertugas memadamkan api di lahan gambut di Pulau Rupat. 

Kepala Seksi Penyelamatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Roslin Lamtarida, mengatakan, dirinya sudah dua hari berada di Rupat turut ambil bagian turun langsung padamkan Karhutla. 

"Selama inikan pendampingan kurang aktif, maka kita hadir mendampingi dan kasih mereka pendampingan," kata Roslin Lamtarida. 

Di hari kedua dirinya berada di Rupat, Tim Gabungan sedang melakukan pendinginan di dua kelurahan, Kelurahan Pergam dan Terkul, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau.

"Info saya terima, struktur tim penanganan berbentuk SK nya belum diteken oleh bupati dan kita mendorong agar BPBD Bengkalis segera SK tersebut diteken Bupati," pinta Roslin. 

Berdasarkan hasil rapat digelar bersama tim terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dibantu perangkat kelurahan dan masyarakat, memadamkan Karhutla. Komandan lapangan langsung Camat Rupat. 

"Malam tadi, (Sabtu, 23 Februari 2019) kita juga telah menggelar rapat kordinasi antartim, dan menunjuk camat setempat selaku komandan dalam penanganan penanggulangan Karhutla ini,"jelas Roslin.