Ricuh di Halaman Mapolres, Seorang Warga Selatpanjang Tewas

Topi-Bintara-Polisi.jpg
(INTERNET)

RIAU ONLINE, SELAT PANJANG - Kerusuhan antara ratusan warga Selat Panjang, dengan Polres Kepulauan Meranti, memakan korban. Satu orang warga dilaporkan tewas dalam kerusuhan di halaman Kantor Kepolisian Resor Kepulauan Meranti, Selatpanjang. Kurang lebih 500 warga terus menggeruduk Mapolres Meranti.

 

Kepala Bidang Humas Polda Riau, AKBP Guntur Arto Tedjo mengakui, seorang warga Selat Panjang dilaporkan tewas. "Satu warga dilaporkan tewas," tutur AKBP Guntur Aryo Tejo, Kamis, 25 Agustus 2016.

 

Sayangnya, Guntur belum tahu persis identitas korban. Isu yang berkembang di antara sesama warga Selat Panjang, korban tewas itu akibat peluru yang ditembakkan polisi. 

 

Baca Juga: Selatpanjang Mencekam, 500 Warga Kepung Polres Meranti

 

Namun, Guntur Aryo membantah meninggalnya seorang warga tersebut akibat tembakan polisi. "Tidak ada ditembak," katanya.

 

Mantan Kapolres Pelalawan ini hanya menjelaskan, tewasnya warga tersebut akibat lemparan batu saat terjadinya kerusuhan di depan Mapolres Meranti. 

 

Menurut Guntur, kerusuhan sempat memanas karena massa berusaha merangsek masuk ke dalam kantor. Jumlah polisi tidak sebanding dengan jumlah massa membuat polisi kesulitan melakukan pengamanan. Hingga Kamis sore, tutur Guntur, ratusan warga masih bertahan di halaman Mapolres Meranti.

 

Sementara itu, Kapolres Meranti, AKBP Asep Iskandar berusaha mengendalikan warga secara persuasif. Sebelumnya, ratusan warga Selatpanjang, Kepuluan Meranti, menggeruduk Kantor Kepolisian Resor Meranti, Kamis, 25 Agustus 2016. Warga marah kepada aparat setelah tersangka kasus pembunuhan polisi, Apri Adi Pratama, 24 tahun, tewas.

 

Klik Juga: Badko HMI: Tindakan Polisi Meranti Sangat Tak Manusiawi

 

Mereka menuding terjadi kesalahan prosedur dalam penangkapan Adi, juga pelaku pembunuhan anggota Polres Meranti Brigadir Adil S. Tambunan, 31 tahun.

 

Warga yang emosi melempari Polres Meranti menggunakan batu sehingga mengakibatkan sejumlah kaca kantor pecah. Polisi melepas tembakan peringatan ke udara untuk menenangkan warga.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline