Bercanda di Atas Kapal, Dua Siswa SMA Ini Hilang di Laut

Orang-Tenggelam-di-Laut.jpg
(INTERNET)

RIAU ONLINE, SELAT PANJANG - Gara-gara bercanda, nyawa dua siswa Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Kepulauan Meranti, hingga kini tak tahu keberadaannya, apakah hanyut atau sudah meninggal dunia. 

 

Padahal, Kamis (10/12/2015) dinihari lalu, dua nelayan Selat Panjang juga hilang dan keduanya ditemukan meninggal dunia di Selat Malaka. Kedua siswa itu hilang sejak Sabtu (12/12/2015) dan hingga hari ini, Minggu (13/12/2015), belum juga ditemukan. (Baca Juga: Ditemukan, Namun Nelayan Hilang Sudah tak Bernyawa

 

"Hingga sekarang petugas dan masyarakat setempat masih terus berusaha mencari kedua korban," jelas Kapolres Meranti AKBP Pandra Arsyad. 

 

Mantan orang dekat Kapolri ini menjelaskan, kedua korban, Kasisa Putra (17), siswa SMAN 1 Kecamatan Merbau dan Hardi Haryono, siswa Madrasah Aliyah Teluk Belitung.

 

Keduanya tercebur ke dalam laut saat kapal mereka tumpangi akan bersandar di Pelabuhan Baran Melintang, Pulau Merbau. Keterangan sejumlah saksi, kejadian berawal saat keduanya bercanda dan dorong-dorongan di atas kapal. (Klik Juga: Pompong Tenggelam, Dua Nelayan Hilang

 

Akibatnya, korban tercebur ke dalam laut dan langsung menghilang. Sementara itu, polisi dibantu nelayan setempat terus berusaha mencari keberadaan kedua korban namun hingga hari ini keberadaan keduanya belum ditemukan.

 


"Pencarian sempat dilakukan hingga malam, namun karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan dilanjutkan pada Minggu pagi tadi. Namun belum juga ditemukan," jelasnya.

 

Kapolres mengatakan, area pencarian telah diperluas dan berusaha semaksimal mungkin agar kedua korban segera ditemukan. Dalam dua hari ini saja, Sejak Kamis (10/12/2015) lalu, telah empat warga menjadi korban keganasan laut di sekitar Pulau Rangsang. (Lihat Juga: Gara-gara Pasangan Suami Istri Ini, KPU Gelar Coblos Ulang

 

Kamis lalu dua nelayan hilang saat melaut di Perairan Desa Bungur, Kecamatan Rangsang Pesisir. "Kedua nelayan yang hilang tersebut bernama Agus berusia 48 tahun dan Wan Safarudin berusia 39 tahun," jelas Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline