Aktual, Independen dan Terpercaya


Polda Riau Kirim Penyidik ke Lima Perusahaan Sawit dan HTI Lahan Terbakar

satgas-karhutla-bengkalis.jpg
(istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Satuan Tugas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) Riau sudah mengirimkan surat dengan tembusannya ke Kapolda Riau untuk mengusut dugaan kebakaran lahan di areal 5 perusahaan. 

Kelima perusahaan tersebut, empat di antaranya bergerak di perkebunan kelapa sawit dan satu lagi Hutan Tanaman Industri (HTI). Kebakaran di lahan kelima perusahaan tersebut diperoleh usai Satuan Tugas Udara menjumpai titik-titik api, awal pekan ini.

"Kita memang mendapat tembusan, Satgas mengeluarkan peringatan terhadap perusahaan konsesi diduga ada titik api," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Pol Gidion Arif Setiawan, Rabu, 31 Juli 2019. 

Menanggapi temuan itu, Gidion mengatakan, Polda Riau melakukan penyelidikan dengan langsung melakukan pemeriksaan ke lapangan. Hingga kini, penyidik telah turun ke sejumlah perusahaan.

 

Selain Polda Riau, penyelidikan turut melibatkan jajaran Polres dimana perusahaan itu berada. Penyidik Polres, katanya, akan memberikan informasi ke Polda jika menemukan dugaan pelanggaran hukum terhadap perusahaan areal konsesi terbakar.

"Kita turun ke lapangan, cek lokasi, overlay dan periksa fakta hukum. Itu harus penyidikan di lapangan. Nanti kita asistensi khusus," ujarnya.

Satgas Udara Karhutla Provinsi Riau sebelumnya mengeluarkan daftar lima perusahaan perkebunan dan HTI wilayah sekitar areal konsesinya ditemukan titik-titik api.

Kepala Dinas Operasi Pangkalan TNI Angkatan Udara (Kadis Ops Lanud) Roesmin Nurjadin, Kolonel Pnb Jajang Setiawan mengatakan, titik-titik api tersebut ditemukan setelah Satgas Udara Karhutla melakukan patroli dan pemetaan di sejumlah lokasi kebakaran.

Hasilnya, ditemukan kebakaran di sekitar areal konsesi perusahaan yang berada pada radius kurang dari lima kilometer.

"Kebakaran sekitar perusahaan yang berada di bawah lima kilometer itu sudah harus dibawah tanggungjawab perusahaan," kata Jajang usai evaluasi Karhutla di Posko Satgas Karhutla Lanud Roesmin Nurjadin, Senin, 29 Juli 2019.

Kelima perusahaan tercatat mengalami kebakaran di luar areal konsesi dengan radius kurang dari lima kilometer tersebut adalah PT Priatama Rupat (Surya Dumai Group), PT Jatim Jaya Perkasa Teluk Bano II, PT Wahana Sawit Subur Indah Siak, PT Seraya Sumber Lestari Siak dan PT Langgam Inti Hibrindo, Pelalawan.

Kelima perusahaan tersebut kini telah didata dan langsung dilaporkan ke Komandan Satgas Karhutla Riau, yakni Gubernur Syamsuar. Selain itu, data tersebut juga ditembuskan ke Satgas Gakkum Karhutla, Polda Riau serta instansi terkait lainnya.

Jajang yang merupakan bagian dari Satgas Udara Karhutla Riau itu mengatakan Gubernur Riau, Syamsuar nanti yang akan memberikan teguran kepada lima perusahaan diatas. Selain itu, dia juga meminta Polda Riau untuk menyelidiki dugaan kelalaian yang menyebabkan sekitar areal operasi perusahaan terbakar.