Beda Pandangan Soal Mobil Dinas, Taufik: Cukup Diberi Ketegasan Saja

Taufik-Gerindra.jpg
(Hasbullah)

RIAUONLINE, PEKANBARU - Wakil Ketua Komisi I DPRD Riau Taufik Arrakhman menilai kebijakan Pemprov Riau yang memarkirkan kendaraan dinas di kediaman Gubernur dan Kantor Gubernur merupakan kebijakan yang tidak matang.

Menurut Taufik, Pemprov Riau hanya membuang-buang waktu dan tenaga saja dengan melakukan penertiban seperti itu, sebab saat ini sudah zamannya era teknologi di mana ada alternatif lain.

"Kalau mengumpulkan gitu menambah kerjaan baru, kenapa tidak dipertegas saja aturannya. Teknologi dan media sekarang cukup bagus, kenapa tidak minta masyarakat berpartisipasi saja, kalau ada temuan dilaporkan," ujar Politisi Gerindra ini, Selasa, 28 Mei 2019.

Dikatakan Taufik, dalam sebuah organisasi pemerintahan, anggota organisasi harus mengikuti aturan pimpinannya, dan apabila ada pelanggaran maka pimpinan berhak memberi sanksi tegas.

"Cukup diberi ketegasan saja, misalnya kalau masih kedapatan nanti dicabut hak menggunakan kendaraan dinasnya," tuturnya.

Lagian, sambung Taufik, dengan diparkirkannya kendaraan dinas di kediaman Gubernur dan Kantor Gubernur Riau, maka lapangan Gubernur Riau kemungkinan tidak bisa dipakai shalat Ied.

"Biasanya kan kantor Gubernur jadi tempat shalat Ied, nanti kan jadi tidak bisa dipakai, menyita tempat jadinya," tutupnya.