Pemilu 2019, Suara PAN di Bengkalis Diprediksi Anjlok

Partai-PAN.jpg
(Int)

Laporan: ANDRIAS

 

RIAUONLINE, BENGKALIS - Pleno hasil pemilu oleh panitia pemilihan Kecamatan (PPK) telah dimulai. Komposisi hasil perolehan kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis 2019 2024 berubah drastis.

Berdasarkan hasil penghitungan suara sementara dari masing masing parpol, Partai Amanah Nasional (PAN) Bengkalis anjlok dan dipastikan tidak mencapai target perolehan kursi legislatif terbanyak seperti pemilu 2014-2019 merupakan partai pemenang.

Sebagai Partai Pemenang pemilu 2014, PAN memperoleh 8 kursi legislatif terbanyak dibanding rivalnya partai Golkar. Kondisi itu kini berbalik arah, PAN anjlok dan ketinggalan jauh dibanding partai PKS dan Golkar dipresiksi bersaing memperoleh sama 8 kursi legilatif.

Ketua DPD PAN Kabupaten Bengkalis, Syaukani dikomfirmasi masih enggan berkomentar dan berdalih terkait capaian target kursi caleg PAN di DPRD Kabupaten Bengkalis masih menunggu hitungan hasil pasti dari KPU.

"Artinya, kita tidak mau berspekulasi dulu sebelum hasil hitungan KPU yang tahapanya sedang diplenokan tiap kecamatan oleh PPK. Kita tunggu aja hasil realnya, " kata Syaukani dihubungi RIAUONLINE. CO. ID, Kamis 25 April 2019.

Diakui Syaukani, pemilu kali ini sangat barbeda dibanding pemilu 2014 sebelumnya. Kali ini, kata dia peserta pemilu diikuti oleh banyaknya partai dan berkemungkinan akan terjadi spekulasi perolehan suara masing masing partai politik.

"Tentu ada partai politik mengalami kenaikan dan juga sebaliknya. Dan itu sesuatu yang lazimlah dalam pesta demokrasi pemilu. Namun, kita berharap hasil PAN nantinya akan memuaskan, " tutur Syaukani.

Seperti diketahui, untuk daerah pemilihan (Dapil) I, Bengkalis-Bantan pada pemilu 2014, Partai PAN sebagai partai pemenang meperoleh 2 dua kursi dilegislatif.

Pemilu kali ini, Syaukani juga caleg Dapil I Bengkalis-Bantan nomor urut satu ini hasil perhitungan sementara partai juga terancam gagal, tersaingi oleh koleganya dari caleg nomor urut 2, H zamzami.

"Kita tunggu saja hasil pastinya setelah pleno di kecamatan karena itulah hasil real nya, " pungkasnya enggan menanggapi adanya perseteruan perebutan kursi dapil I, olehnya karena tidak mencapai dua kursi.