Ingin Tahu Isi Khutbah Bupati Inhil saat Jadi Khatib Salat Jumat?

Bupati-Wardan-Hadiri-Istighasah.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/ISTIMEWA)

Laporan: DEDI PURWADI 

RIAU ONLINE, TEMBILAHAN - Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Muhammad Wardan dan ratusan warga mengikuti Istighosah di Masjid Nurul Huda, Kelurahan Concong Luar, Kecamatan Concong, Jumat, 21 Juli 2017.

Bupati Wardan mengatakan, istighosah disertai halal bi halal bertujuan meningkatkan syiar Islam dan ajang silahturahmi. Apalagi masih dalam suasana Bulan Syawal.

"Istighosah memiliki tujuan cukup baik. Satu di antaranya menunjukkan arti pemintaan atau permohonan. Maka istighotsah berarti meminta pertolongan, agar daerah dan masyarakat selalu diberikan ampunan dan keselamatan," kata Bupati Wardan. 

Baca Juga: Bupati Wardan Ekspose Potensi Kelapa Di Depan Pengusaha Hainan, China

Setelah Istighosah, Wardan kemudian menunaikan Salat Jumat di Masjid Nurus Ihsan, Concong. Wardan didapuk menjadi Khatib. Dalam khutbahnya, ia menyampaikan realita kehidupan agar menjadi pedoman kehidupan bermasyarakat.

Tak hanya itu, dalam khutbahnya, Wardan mengajak jemaah untuk peka terhadap kondisi di sekitar mereka. Sesungguhnya, banyak peristiwa terjadi, namun tidak dipedulikan. Kepekaan harus ditanamkan di dalam sanubari.

"Marilah kita bingkai semua kebaikan dalam sebuah keimanan. Sesungguhnya, orang paling mulia adalah orang bertaqwa di antara kamu," kata Wardan.

Agama Islam, lanjut Wardan, merupakan agama paling kokoh. Ia menganjurkan seluruh umat saling kasih-mengasih. Bukan saja satu agama, tapi juga dengan lainya. Dengan persatuan itulah, para pendahulu bagama dapat meraih kemenangan.

"Ingat Islam adalah agama mencintai perdamaian. Melalui perdamaian akan terciptalah semua keinginan positif," pesannya.

Sebelum itu, Bupati juga menyempatkan meninjau pelaksanaan Khitanan Massal kalangan anak kurang mampu di Puskesmas Kecamatan Concong. (adv)

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline