Aktual, Independen dan Terpercaya


Benarkah Tanaman Kehidupan RAPP Sejahterakan Warga Tempatan di Semenanjung Kampar?

Harry-Oktavian.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/FAKHRURRODZI)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Selama tiga hari, lembaga non pemerintahan, Sustainable and Developer Partnership (Scale Up) melakukan perjalanan singkatnya mengarungi area Semenanjung Kampar, Riau.

Ekspedisi dimulai hari ini, Selasa, 15 Agustus 2017 hingga berakhir 17 Agustus 2017 mendatang. Perjalanan ini bertujuan untuk mengangkat potret kehidupan masyarakat Melayu yang hidup di Semenanjung Kampar. 

Semenanjung Kampar merupakan kawasan berada di Kabupaten Pelalawan dan Siak, wilayahnya didominasi hutan rawa gambut dengan luasan 4,044 juta hektare.

Baca Juga: 

PT RAPP Kena Sanksi, Bakal Akasia Dicabut Hingga Biomassa Dibersihkan

Membandel Buka Lahan Gambut, Anak Perusahaan APP Disanksi Menteri LHK

Direktur Eksekutif Scale Up, Harry Oktavian mengatakan, nantinya di lokasi, mereka akan berusaha senatural mungkin menampilkan potret kehidupan sebenarnya dari penduduk tempatan.

"Hal itu baik terhadap lingkungan sosial, ekonomi dan resiliensi masyarakat lokal di area Semenanjung Kampar," kata Harry Selasa, 15 Agustus 2017.

Mereka juga akan menggambarkan bagaimana sebenarnya yang terjadi di lapangan sejak penerapan kebijakan berkaitan dengan penyimpangan karbon, apakah telah dipulihkan atau tidak.

Termasuk, akan melihat langsung apakah tanaman kehidupan yang dibangun korporasi raksasa, PT Riau Andalan Pulp and Paper (PT RAPP) telah mensejahterakan kehidupan warganya.

Tim juga akan mengunjungi Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan hingga menyambangi Muara Sekap, cabang dari Sungai Kampar menghubungkan Tasik Besar Serkap, Tasik Tengah dan Sungai Kampar.

Klik Juga: 

Lima Wilayah Riau Ini Jadi Sorotan Untuk Direstorasi

Masyarakat Sebut Anak PT Arara Abadi Ubah Lahan Konservasi Jadi Kebun Sawit

"Harapannya ini semua dapat membuka mata hati kita lebar-lebar untuk menciptakan tata pengaturan kehidupan sosial yang baik dan kesejahteraan sosial yang berkeadilan," tutupnya.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline