Aktual, Independen dan Terpercaya

Luar Biasa, Inilah Cerita Mengagumkan Bripka Alamsah Selamatkan Nenek Nasiah

Bripka-Alamsah-dan-Nenek-Nasiah.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/ISTIMEWA)

RIAU ONLINE, PANGKALAN KERINCI - Mobil sedan sudah berumur dikendarai Brigadir Kepala (Bripka) Alamsah, tiba-tiba berhenti mendadak. Ia kemudian memundurkan roda empat disopirinya beberapa meter ke belakang. Padahal, ia ada rapat di Mapolres Pelalawan, dipanggil atasannya. 

Saat mobil sudah dekat, Bripka Alamsah menghentikan laju kendaraan dan turun. Ia melihat seorang nenek memakai baju berwarna merah, celana putih dan jilbab cokelat menahan sakit dengan posisi jongkok berada di tepi Jalan Lintas Timur Sumatera menghubungkan Sorek I dan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau. 

Panas terik, ketika itu, Rabu, 1 Maret 2017, jarum jam menunjukkan pukul 12.00 lewat, membuat nenek itu, kemudian diketahui bernama Nasiah (55), tak bisa mengeluarkan sepatah kata pun saat ditanya oleh Birpka Alamsah, soal nama dan alamatnya. 

Baca Juga: Subhanallah, Kapolda Ini Rela Pikul Beras Untuk Warga Miskin Yang Lumpuh

"Saat itu saya tanyakan, Ibu sakit ya? Sakit apa? Ibu mau kemana? Namun, Ibu itu tak menjawab. Ia hanya menujuk ke arah sana, sambil memegang perutnya. Karena matahari sedang panas-panasnya, pukul 12.00 WIB, saya kemudian membawanya ke dalam mobil," tutur Bripka Alamsah saat menceritakan apa dialaminya kepada RIAUONLINE.CO.ID, Senin, 13 Maret 2017. 

Bripka Alamsah Selamatkan Nenek Nasiah

Usai membawa nenek ke dalam mobilnya, barulah Nasiah berkata lirih dan pelan, sedang sakit magh, dengan tetap memegangi perutnya. 

Tanpa pikir panjang, Alamsah lalu membawa nenek Nasiah ke rumah makan. Bintara polisi ini lalu memesan dua piring nasi dengan lauk sama, ikan Patin goreng. Ia sudah basuh tangannya dengan air kobokan, nenek itu juga. 

"Namun, ia tetap tak bisa menyuap makanan sendiri ke mulutnya. Tangannya gemetar, mungkin pengaruh sakit magh. Lalu, saya ambil piring nenek itu, saya suap perlahan-lahanke mulut Nenek Nasiah. Alhamdulillah ia mau makan," cerita bintara polisi dengan beragam penghargaan ini. 

Saat ditanyakan, apakah ia risih, malu dan gengsi, saat menyuap makanan ke mulut nenek Nasiah? "Saya tak risih, saya makan satu piring dengan orang susah, sudah biasa, Bang," katanya.

Bripka Alamsah Selamatkan Nenek Nasiah

Usai makan, Bripka Alamsah kemudian mencari tahu siapa dan dimana rumah nenek Nasiah ini. Akhirnya, ia peroleh alamat dan rumahnya. Nenek Nasiah tinggal bersama anaknya, ada rumahnya di Pangkalan Kerinci, ibukota KabupatenPelalawan. 

Klik Juga: Jadi Korban Tabrak Lari, Kapolda Ini Gendong Anak Kecil Dan Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan

Sebelum diantar ke rumahnya, Alamsah menyempatkan diri singgah ke apotek yang menjual obat sakit magh. Obat ini kemudian dikunyah oleh Nenek Nasiah, hingga tiba di rumah anaknya. 

"Alhamdulillah, saya bisa mengantarkan Nenek Nasiah ke rumah anaknya di Kerinci," tutur Alamsah. 

Bripka Alamsah selama menjadi polisi sudah mengantongi banyak penghargaan dan prestasi. Dslam waktu dekat ini, 20 Maret 2017, ia berangkat Umrah ke tanah suci, penghargaan atas dedikasinya sebagai polisi. 

Sejak menjabat Bhabinkamtibmas di Kelurahan Sorek I, Kecamatan Pangkalan Kuras, 1 tahun enam bulan silam, Alamsah banjir penghargaan. 

Bripka Alamsah Selamatkan Nenek Nasiah

Mulai diserahkan oleh Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Kapolda Riau Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Kapolres Pelalawan, hingga camat, kades dan KNPI. 

Lihat Juga: Polisi Ini Bikin Suku Sakai Jadi Pintar

"Alhamdulillah, sebagai Bintara Bhabinkamtibmas, balap liar di Sorek I, selama ini diresahkan warga bisa tak ada lagi. Kami juga mengunjungi warga kurang mampu, meniadakan lebaran tanpa mercun dan kembang api tahun lalu, dan lainnya," kata Alamsah. 

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline