Aktual, Independen dan Terpercaya


Polres Bengkalis Tangkap 3 Pelaku Pembunuh Salman

Police-line-pembunuhan.jpg
(internet)

Laporan: ANDRIAS

 

RIAUONLINE, BENGKALIS - Polres Bengkalis berhasil mengungkap pelaku pembunuhan Salman (42) warga Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, tewas mengenaskan dengan tusukan dibagian perut dan belakang kepala. Peristiwa itu terjadi Senin 13 Mei 2019 lalu.

Dari pengungkapan, polisi mengamankan 3 orang pelaku tindak pindana pembunuhaan berencana. Ketiga pelaku masih warga Kecamatan Mandau ini diciduk oleh team opsnal unit Reskrim Polsek Mandau, Rabu 15 Mei 2019 sehari setelah melakukan aksi bejat mereka.

Ketiga tersangka RIFNA,(31) JIn Pelita 4 Rt 09 / Rw 02 Kelurahan Pematang Pudu Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, AVWITA Als IWIT (33) JIn. Pelita 4 Rt 09 / Rw 02 Kelurahan Pematang Pudu Kecamatan Mandau serta HONAS SAPUTRA, (33)ln. Mandiri Rt 02 / Rw 08 Kel. Air Jamban Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis.

Seperti diberitakan RIAUONLINE.CO.ID, Kapolres Bengkalis, AKBP Yusup Rahmanto melalui Kapolsek Mandau, Kompol Ricky Ricardo menyebutkan terjadi peristiwa dugaan pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban atas nama Salman meninggal dunia.

"Dari hasil olah tempat kejadian peristiwa, korban ditemukan telah meninggal dunia dalam keadaan terlentang dengan luka tusukan dibagian perut dan luka dibagian belakang kepala dan wajah korban," kata Kapolsek Kompol Ricky Ricardo, kepada RIAUONLINE, Selasa 14 Mei 2019 pagi lalu.

Kompol Ricky Ricardo, menyebut Ka SPK dan intelkam yang melakukan olah TKP menemukan kondisi kamar dalam keadaan berantakan pintu lemari dalam keadaan terbuka dan kain baju berserakan.

Kepada Polisi, istri korban, Rifna (31) menceritakan sebelumnya pada hari senin tanggal 12 Mei 2019 sekira pukul 19.00 wib suamianya pergi ke warung untuk main kartu hingga larut dan pulang kerumah dini hari sekira pukul 01.30 wib.

Setibanya dan masuk kedalam rumah melalui pintu depan, lanjut cerita Rifna lagi. Suaminya makan di dapur lalu masuk kedalam kamar dan tidur. Dia juga mengaku saat itu tidur diruang tengah berasama dengan anak anaknya.

Masih pengakuan istri korban, selanjutnya sekira pukul 05.00 wib, Diapun terbangun dan saat hendak membangunkan suaminya untuk berkerja itulah dirinya kaget menemukan suaminya sudah tidak bernyawa dengan kondisi berlumuran darah.

"Selanjutnya, sekira pukul 06.50 wib korban dibawa ke RSUD mandau jl.Stadion kel.Air jamban Kec.Mandau untuk dilakukan visum.

Sekira pukul 06.55 wib Ka spk dan piket reskrim memasang police line didepan pintu kamar dan pintu depan rumah," pungkas Kapolsek Mandau ini.