Kisah Penjaga Mesjid Yang Jajal Audisi The Voice Indonesia 2019 Pekanbaru

The-Voice-Indonesia.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/ Dara Fitria)


RIAU ONLINE
, PEKANBARU
 - Syukri, penjaga Masjid Al-Adlin, Jalan Melati, Garuda Sakti, Pekanbaru siap bersaing dengan kontestan The Voice Indonesia 2019 di Jakarta.

Itu semua karena pemuda ini berhasil lolos tahap I hingga ke tahap II audisi The Voice Indonesia 2019 yang digelar GTV di Mutiara Merdeka Hotel, Pekanbaru, Sabtu 27 April 2019.

"Degdegan pasti, insha Allah yakin saja," ujar Syukri ditemui usai tampil audisi di tahap II.

Syukri yang kesehariannya tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Syariah & Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Riau ini baru pertama kali mengikuti audisi seperti The Voice Indonesia ini.

Namun, untuk tampil maksimal di depan dewan juri, Syukri sudah melakukan persiapan yang matang. Karena juga bersamaan dengan kesiapannya mengikuti Dai Voice Asean sesion 4 di Thailand. "Insha Allah besok (Minggu) berangkat ke Thailand," ujar mahasiswa asal ranah minang ini.

Peserta audisi The Voice Indonesia 2019 lainnya yakni, Ghandi, ayah dua anak asal Padang, Sumatera Barat. Ghandi yang kesehariannya berprofesi sebagai pedagang ini hobi bernyanyi.

Untuk bisa mengikuti audisi The Voice Indonesia 2019, Gandhi menetap di salah satu hotel di Pekanbaru.

Bima dan Haris, warga asal Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, peserta The Voice Indonesia 2018 mengaku mengetahui info adanta audisi dari sosial media.

"Kami menginap di rumah saudara di Pekanbaru. Mudah-mudahan berhasil," ujar Bima yang mengaku degdegan.

Asissten Manajer Produksi The Voice Indonesia, GTV Rio Armando menyebutkan, Pekanbaru dipilih sebagai salah satu lokasi pelaksanaan audisi dikarenakan letaknya yang strategis.

"Kami berharap peserta dari Sumbar, Jambi, Kepri bisa ikut serta. Selain juga kenapa di Pekanbaru, karena ingin lebih menjaring banyak peserta genre Melayu dan dangdut," tuturnya.

Sebanyak 404 peserta mengikuti audisi The Voice Indonesia 2019 Pekanbaru. Sehingga mengakibatkan ratusan peserta tampak mengular di meja pendaftaran hingga di halaman Mutiara Merdeka Hotel, Pekanbaru sejak pagi hari.