Gelar Dialog Kebudayaan, Yayasan Sanggang Libatkan Pakar Kebudayaan Asean

Kazzaini-Ks.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/ Dara Fitria)

 

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Yayasan Sanggang akan melibatkan tokoh budaya yang berasal dari Malaysia, Singapura, Thailand, Bruneidarussalam sampai Vietnam dalam dialog kebudayaan yang sebentar lagi akan mereka gelar.

Ketua Yayasan Sagang, Kazzaini Ks mengatakan kegiatan ini dilaksanakan sehari penuh di Gedung Serindit Gubernuran Jalan Diponegoro.

" Kegiatan ini akan menghadirkan pakar-pakar kebudayaan dari berbagai negara seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Bruneidarussalam, Vietnam dan Indonesia," sebutnya melalui rilis, Jumat, 26 April 2019.

Pakar yang berasal dari Malaysia adalah Ass Prof Dr Phaosan Jahwae dari Universitas Fatoni Thailand, Prof Dr Datuk Zainal Kling dari Malay Rulers Chair UITM Malaysia dan Dr Azhar Ibrahim dari Malay Studies Universitas Nasional Singapura.

Sementara untuk Indonesia akan diwakili oleh budayawan Melayu dari Riau yang akan melahirkan visi misi kebudayaan Riau 2020 diperpanjang hingga tahun 2025.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memberikan pandangan dan masukan kepada pemerintah provinsi Riau untuk kemajuan kebudayaan Riau ke depan.

Bahkan, hasil dari dialog tersebut diharapkan menjadi salah satu acuan atau landasan bagi pemerintah dalam menyusun rencana besar (grand design) kebudayaan Riau hingga tahun 2045.

Sementara itu, Gubernur Riau, Syamsuar mendukung penuh dari kegiatan ini. Bahkan demi mensukseskannya, dirinya rela membatalkan agenda di waktu yang bersamaan.

" Saya berterimakasih kepada Yayasan Sagang yang menggagas kegiatan ini. Kami akan membantu sesuai dengan kemampuan yang kami bisa," jelasnya.

Yayasan Sagang Riau akan menggelar Dialog Kebudayaan pada 29 April mendatang. Dialog Kebudayaan ini mengusung tema Menimbang Posisi Kebudayaan Melayu dalam Kemajuan Riau ke Depan.