Duka keluarga Sarno, Korban Meninggal Disambar Petir

sarno.jpg
(Ist)

Laporan: ANDRIAS

RIAU ONLINE, BENGKALIS - Sarno (64) korban ditemukan meninggal dunia di pondok kebunya yang tidak jauh dari kediamanya di jalan Wonosari Tengah Gang Rukun II Desa Wonosari, Kecamatan Bengkalis, Senin 1 April 2019 kemarin telah dikebumikan.

Namun, bagi keluarga peristiwa itu dilalui dengan ikhlas. Mereka tidak memiliki pirasat apapun dan tidak menyangka kalau orangtua yang mereka cintai meninggal dikarenakan disambar petir.

Korban dikenal warga memiliki kepribadian yang sangat ramah dan suka bergaul. Dengan peristiwa itu, Spontan warga sekitar Desa wonosari mengaku terkejut dan kaget. Kepergian korban yang tiba tiba itu meniggalkan luka dalam bagi istri dan enam orang anaknya.

Ramadhan (28) anak ketiga korban mengaku tidak menyangka kalau ayahnya ditemukan sudah tidak bernyawa di kebunnya dengan kondisi terbaring dekat pondok. Dikatakan Ramadhan, orang tuanya yang berpropesi petani sayur memang rutin tiap paginya untguk melihat kebun yang ditanami sayur kacang yang tidak jauh dari rumah.

"Sebelumnya, memang nggak ada pirasat apa-apa. Kondisi bapak saat ditemukan dalam posisi terlentang dan memang ada luka bakar di bagian kepala belakangnya," kata Ramadhan, Selasa 2 April 2019 dikediamanya.

Pria kerap disapa Dani inipun mengaku bahwa keluraga telah mengikhlaskan kepergian orangtua yang mereka cintai ini dan berharap kepada warga dan sanak famili juga mengikhlaskan dan memberikan maaf untuk almarhum.

"Kami sekeluarga telah mengikhlaskan, dan kami juga memohon maafnya untuk orang tua kami jika dimasa hidup beliau ada khilaf dan salah," imbuh Dani dengan mata berkaca kaca.

Terpisah, Pihak Polres Bengkalis membenarkan telah ditemukan korban meninggal dunia ini diketahui bernama Sarno (60) warga Desa Wonosari Kecamatan Bengkalis.

"Diduga akibat tersambar petir yang mana sekitar pukul 06.30 WIB terjadi dentuman keras suara petir di wilayah Desa Wonosari dan ditemukan kondisi tiang pondok dalam keadaan pecah," kata Paur Humas Polres Bengkalis, Iptu Kusmandar Subekti.

Dari keterangan saksi, tetangga korban Suryati saat itu keluar rumah untuk mengantar anaknya pergi ke sekolah, tiba tiba dikagetkan melihat Sarno sedang terbaring di pondok dengan posisi terlentang.

Kondisi ditemukan korban mengalami luka bakar di bagian kepala. Dugaan korban meninggal dunia karena tersambar petir sekitar pukul 06.30 WIB pagi tadi, saat itu korban sedang berada di pondok.

Ditambahkan Paur humas, Pihak keluarga korban sudah ikhlas terkait kematiannya, dan tidak melakukan visum dan otopsi ke rumah sakit. Jenazah korban kemudian di kebumikan dimakan warga Desa Wonosari Kecamatan Bengkalis.

Senada Kepala Desa Wonosari Suswanto membenarkan musibah tersebut. Menurutnya, kejadian itu terjadi saat korban melakukan aktivitas melihat tananam kacang di kebun miliknya tak jauh dari rumah korban.

"Informasinya, warga sekitarnya yang duluan tahu lalu menginformasikan kepada keluarga. Setelah di cek sama Mantri, korban sudah meninggal dunia," terang Suswanto.