Aktual, Independen dan Terpercaya


Pelantikan Rektor Baru, Universitas Abdurrab Songsong Society 5.0

ambdurrab.jpg
(ist)

RIAUONLINE, PEKANBARU - Pembina Yayasan Abdurrab Dr. dr. Susiana Tabrani, MPd lantik Prof. Susi Endrini, Ssi, MSc, Phd, sebagai Rektor Universitas Abdurrab (UNIVRAB) Pekanbaru bertempat di Ruang Theater Room Gedung Muhammad Al Fatih Universitas Abdurrab, Kamis, 28 Februari 2019.

Kegiatan yang dikemas apik ini berjalan khidmat dan penuh suka cita disaksikan seluruh Kabag, Kaprodi, dosen, karyawan dan mitra kerja dan kolega UNIVRAB Pekanbaru.

Suasana haru semakin terasa dengan kehadiran Founder Yayasan Abdurrab Bapak Prof Tabrani Rab di tengah2 undangan yang terus didampingi oleh sang Putri Ibu Susiana Tabrani.

Mengawali sambutannya, Pembina Yayasan Dr. dr. Susiana Tabrani. MPd, menguraikan sejarah berdirinya Universitas Abdurrab (UNIVRAB) berikut beberapa lembaga pendidikan yang dinaungi oleh Yayasan.

Didirikan oleh Prof. Dr. H. Tabrani Rab berdasarkan SK Menteri Pendidikan Nasional RI No. 75/D/O/2005 tertanggal 7 Juni 2005 Universitas Abdurrab (UNIVRAB) resmi beroperasi. Saat ini UNIVRAB berkembang pesat hingga memiliki 14 Program Studi (Prodi) yang telah mengantongi sertifikat akreditasi dari BAN-PT.

Lebih jauh, Dr. dr. Susiana menyampaikan ucapakan terima kasih atas capaian dan inovasi yang diraih dimasa kepemimpinan Rektor sebelumnya, Bapak Dr. Arisman Adnan, M.Sc. Baik di bidang pembelajaran, penelitian, pengabdian masyarakat, manajemen serta kemajuan di semua unit kerja.

Dr. dr. Susiana mengatakan, ke depan diharapkan secara kelembagaan dapat terus dikembangkan lagi dalam mewujudkan cita-cita menjadi Research University yang memiliki daya saing tinggi.

"Sesuai dengan visi UNIVRAB, menjadi universitas profesional dan terkemuka, berbasis nilai-nilai Islami di tingkat nasional pada 2035," tutur Dr. Susiana.

Dalam kesempatan itu, Dr. Susiana mengucapkan selamat kepada Rektor UNIVRAB Pekanbaru yang baru, dan menyemat harap semoga bisa mengemban amanah menjadikan Universitas Abdurrab melesat lebih baik dalam target-target yang terukur.

Sementara itu, Prof. Susi Endrini mengucapkan selamat atas prestasi Rektor sebelumnya. Baik dedikasi dan loyalitas telah mengantarkan UNIVRAB berada pada rangking 246 dari 4000 lebih Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia.

“Ini merupakan angka yang cukup baik dan akan terus kita tingkatkan di masa mendatang,” ungkap Prof. Susi mengawali sambutan perdananya menjadi Rektor baru.

Prof. Susi Endrini mengajak civitas akademika menjadi bagian dari Revolusi Industri 4.0.

"Menghadapi Revolusi Industri 4.0, Indonesia mau tidak mau harus melakukan transformasi kebudayaan diantaranya adalah transformasi pendidikan. Indonesia harus punya pusat perekonomian umat sebagai tonggak untuk meraih kemajuan, salah satunya dengan meningkatkan kualitas pendidikan. Maka UNIVRAB diharapkan mampu menjadi bagian dari kemajuan Indonesia dengan mencerdaskan kehidupan bangsa," urainya.


Lebih lanjut, Prof. Susi menegaskan, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) telah berhasil mengubah kehidupan manusia. Bahkan, saat ini dunia akan masuk dalam era Society 5.0.

"Yakni ketika Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) mampu menjadi solusi bagi permasalahan yang dihadapi oleh manusia, khususnya dalam bidang kesehatan. Saat ini kita sedang bersiap-siap meninggalkan era Society 4.0, yaitu era teknologi informasi menuju era Society 5.0. Dalam era Society 5.0 seluruh teknologi penginderaan, robotika, komunikasi, big data, dan komputasi awan akan menyatu menjadi solusi untuk berbagai masalah yang sebelumnya dianggap tidak dapat terpecahkan, namun nilai dan karakter tetap menjadi hal paling penting bagi manusia," jelas Prof. Susi.

Guna menjawab tantangan itu, Prof. Susi menegaskan, bahwa Universitas Abdurrab akan benar-benar concern dalam melanjutkan penerapan Islamisasi Science yang telah dimulakan dalam 4 tahun belakangan di Yayasan Abdurrab.

“Saat ini Islamisasi sudah sampai pada tataran kehidupan kampus, kita akan lanjutkan pada penerapan Islamisasi di tingkat lanjut, yaitu internalisasi pada kurikulum. Saya diberi rambu-rambu RAB Value oleh Yayasan Abdurrab untuk diimplementasikan pada seluruh aspek kehidupan kampus," urainya.

"Jika kita ingin mengarah kepada Research University, maka akan kita perbanyak S2 dan S3. Produk utamanya adalah penelitian. Dosen masih juga mengajar S1, S3, dan S3 tetapi ada porsi waktu yang lebih besar ke penelitian," pungkas Prof. Susi. (rls)