Aktual, Independen dan Terpercaya


Kisah Syamsuar Meminta Ayahnya untuk Mundur sebagai Kades

s-e.jpg
(ist)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Gubernur Riau yang baru, Syamsuar, memiliki kenangan tersendiri saat ia baru-baru menjadi seorang pamong di pemerintahan usai menamatkan pendidikannya di Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APBD), tahun 1987.

Ketika itu, Syamsuar muda meminta Bah atau ayahnya mundur sebagai penghulu (kepala desa) Jumrah, Kabupaten Bengkalis, sebelum dimekarkan menjadi Rokan Hilir, Riau. 

Cerita ini disampaikannya di depan jemaah Masjid Istiqomah, Kepenghuluan Baganbatu Barat, Kecamatan Bagan Sinembah, Rokan Hilir, 13 Juni 2017 silam. 

 

Tak banyak orang tahu, Syamsuar usai tamat dari APDN, sudah terbayang bakal menjadi Sekcam atau Camat di wilayah Kecamatan Bangko, saat itu. Tentunya hal ini tidak akan terasa sulit, kala Syamsuar harus berhadapan dengan Abahnya yang seorang penghulu.

 

 

Karena tak mungkin baginya memerintah orangtua, Syamsuar saat itu belum lagi diberi jabatan, sudah mengantisipasinya. Caranya, meminta orangtuanya untuk mundur sebagai penghulu. Padahal, Abah sudah dua kali diberi amanah sebagai penghulu.

"Tak mungkin kan sayo memerintah Bah sayo. Meskipun belum ado jabatan setelah tamat APDN, sayo sudah minta Bah sayo mundur. Akhirnyo Bah sayo mundur jadi penghulu," kata Syamsuar.

Apa yang dikhawatirkan Syamsuar ia menjabat sebagai camat di Bangko, ternyata tak terbukti. Hingga menjadi Gubernur Riau, tak pernah ia menjabat di Rokan Hilir, kampung halamannya. 

Usai tamat APDN, Syamsuar diamanahkan menjabat Sekretaris Camat (Sekcam) di Siak, Bengkalis, 1991-1994. Tak lama kemudian ditarik ke kantor Bupati Bengkalis, menjabat Kepala Bagian Perlengkapan, 1994-1996. 

Tak lama di sana, Syamsuar kembali dipindahkan ke tempat ia mengawali karir kepamongannya, Kecamatan Siak. Kali ini, sebagai camat, 1996-1999. Tak hanya sekali saja ia menjabat camat, tiga tahun kemudian, Syamsuar dipindahkan menjadi camat di Tanjungpinang Barat, kala itu masih bagian Provinsi Riau, sebelum berpisah menjadi Kepulauan Riau, 1999–2000. 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id