Aktual, Independen dan Terpercaya


Riau Siaga Karhutla Tanpa Dansatgas, Ini Alasannya

Pemadaman-di-pelalawan.jpg
(ISTIMEWA)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Ada yang berbeda dengan penetapan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Riau saat ini. Di tahun 2019 ini, tim yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni serta Forum Kordinasi Pimpinan Daerah lainnya bergerak tanpa adanya Komandan satuan tugas (Dansatgas).

"Untuk tahun ini kita belum memiliki Dansatgas karhutla," sebut Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim, Selasa, 19 Februari 2019. Menurutnya, untuk sementara pucuk pimpinan tertinggi tim dalam penanganan karhutla akan berada di bawah komando pimpinannya selaku orang nomor satu di Riau.

Pasalnya, penetapan status siaga karhutla bertepatan dengan keputusan BNPB yang melakukan revisi soal struktur organisasi di tubuh mereka. Juga soal penetapan KPU Riau terhadap pergantian Gubernur Riau yang baru periode 2019-2024, Syamsuar-Edy Natar Nasution yang akan menjadi Gubernur terpilih menggantikan dirinya.

Sembari menunggu munculnya keputusan pembentukan Dansatgas tahun 2019 ataupun tidak sama sekali. Lantas, Mampukah di tahun ini Riau kembali mengulang kesuksesannya dalam memberantas karhutla tanpa Dansatgas?

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger mengatakan meskipun tidak memiliki Komandan, dipastikannya tim yang saat ini terbentuk akan tetap solid dalam soal penanggulangan bencana menahun ini.

"Meskipun tidak ada Dansatgas, kan masih ada Gubernur. Gubernur kan perpanjangan tangannya kita. Gak mungkin kan, saya yang malah atur-antar Gubernur,"sebutnya. Menurutnya, tim tetap akan kompak karena mereka telah memiliki Peraturan Gubernur yang menyikapi soal protab pengendalian karhutla di Riau.

Sementara itu, pada kesempatan yang berbeda, Kada Ops Manggala Agni Riau, Edwin Putra mengatakan meskipun tanpa Dansatgas, tim tetap akan menyatakan perang terhadap karhutla hingga sampai masa tanggap berakhir ataupun malah diperpanjang.

"Artinya meskipun tidak ada Dansatgas, tidak akan mengganggu. Kita sejak tahun 2015 sudah solid. Buktinya kemaren tanpa Dansatgas pun semua tim sudah bergerak semuanya," jelasnya.