Bawaslu Pekanbaru Amankan 153 Bungkus Tabloid Indonesia Barokah

Tabloid-Indonesia-Barokah-masuk-Riau.jpg
(Hasbulah Tanjung)

Laporan: HASBULLAH TANJUG

RIAUONLINE, PEKANBARU - Sebanyak 153 bungkus Tabloid Indonesia Barokah yang diduga berisi pemberitaan yang disinyalir menyudutkan salah seorang Paslon Pilpres diamankan oleh pihak kantor Pos Pekanbaru.

Komisioner Bawaslu Pekanbaru Bidang Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Rizki Abadi mengatakan pihaknya sengaja menahan tabloid tersebut agar tidak sampai ke penerima.

"Hari Senin kemarin kita amankan, jadi saat pemberitaan terkait tabloid ini viral, kita langsung cek ke kantor pos hari Jumat, tapi belum ada ditemukan," ungkap Rizki saat dihubungi RIAUONLINE, Selasa, 29 Januari 2019.

Barulah, hari Senin pihaknya mendapatkan kabar bahwa tabloid tersebut sudah masuk dan ternyata tabloid tersebut sudah masuk sejak Sabtu sore lalu.

"Berdasarkan arahan Bawaslu RI, kita koordinasi dengan kantor Pos, ternyata pihak kantor pos juga dapat Intruksi untuk menahan itu, sekarang posisinya ada di kantor Pos," jelas Rizki.

Dijelaskan Rizky, 153 bungkus tabloid ini dikemas dalam bungkusan kertas berwarna cokelat dan tertulis pengirimnya atas nama redaksi Indonesia Barokah di Bekasi.

"Penerimanya ada macam-macam nama, ada yang pengasuh 06 di Bangkinang, pengasuh 18 Bangkinang, sepertinya memang ke pesantren, tapi kita belum bisa pastikan itu," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Pekanbaru Indra Khalid Nasution mengatakan pihaknya saat ini masih menunggu arahan dari dewan pers dan kepolisian.

"Kita menunggu arahan dari dewan pers saja, karena kajian awal Bawaslu kan tidak ditemukan unsur kampanye nya," katanya.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id