Aktual, Independen dan Terpercaya


Kisah Sedih Andini dan Kedua Adiknya, Syamsuar: Belum Perlu Bu Susi Turun Tangan

Andini-Tinggal-di-Rumah-Ini.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/ISTIMEWA)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Gubernur Riau Terpilih, Syamsuar, langsung merespon berita mengenai kisah sedih Andini (14) yang mengasuh kedua adiknya yang masih dibawah tiga tahun (Batita). 

RIAUONLINE.CO.ID, Kamis malam, 10 Januari 2019, mengirimkan berita berjudul, Andini, Gadis 14 Tahun Hidupi Kedua Adiknya Masih Balita Seorang Dirike Syamsuar, kini masih menjabat sebagai Bupati Siak tersebut. 

Awalnya, Syamsuar hanya membaca saja brita tersebut. Kemudian, RIAUONLINE.CO.ID mengirimkan kembali berita serupa yang terbit di kumparan.com, media partner RIAUONLINE.CO.ID pukul 19.37 WIB, juga dibaca. Kemungkinan, Syamsuar ada kesibukkan atau sedang menggelar pertemuan.

Jumat pagi, 11 Januari 2019, barulah Syamsuar merespon dengan menelepon jurnalis RIAUONLINE.CO.ID disertai dengan mengirimkan pesan ke nomor Whatsapp. 

"Anak-anak seperti ini akan menjadi tanggung jawab Pemda untuk membiayai sekolah dan hidupnya dengan layak. Saya akan koordinasi dengan Bupati Pelalawan (HM Harris) untuk menyelamatkan anak-anak yang kami sayangi. Supaya mereka sehat dan bisa bersekolah menjadi anak cerdas dan saleh. Amin YRA," 

Andini dan Ketiga Adiknya

ANDINI dan kedua adik perempuannya. 
 
Saat ditanyakan mengenai respon Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, ingin membawa ketiga anak-anak malang itu untuk diasuhnya dan disekolahkan di Pangandaran, Jawa Barat, rumahnya, Syamsuar menyatakan, tak perlulah. 
 
"Menurut saya belum perlu harus dibawa ke Pengandaran (rumah Menteri Susi). Kami juga sanggup membiayainya nggak perlu dibawa keluar daerah. Tunggu aja kerja nyata kami bersama Bupati dan Wali Kota Riau," pintanya berjanji saat ditanyakan seperti apa solusi jangka pendek dan jangka panjang nasib Andini dan kedua adiknya. 
 
Sementara itu, langkah berbeda dilakukan Pemerintah Provinsi (PemproV) Riau. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Hijazi mengatakan, ia sudah menugaskan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Pelrindungan Anak (PPPA), Kepala Dinas Sosial, dan Kepal Biro Kesra Setdaprov Riau, guna menangani persoalan Andini. 
 
"Sudah kami tugaskan Kadis PPPA, Sosial, dan Kepala Biro Kesra untuk koordinasi dengan Pemkab Pelalawan. Kita koordinasikan program penanganan yang paling tepat," katanya. 
 
Sebelumnya, Kamis, 10 Januari 2019, RIAUONLINE.CO.ID, memberitakan kisah sedih Andini (14) yang harus mengasuh sekaligus menghidupkan kedua adiknya  seorang diri. 
 
Sepekan lalu, ibunya, Ijaz (40), harus meninggalkan ketiga anak perempuannya tersebut usai berusaha melawan penyakit Tubercolosis akut yang dideritanya. 
 
"Sedangkan ayahnya, sudah meninggalkan Andini dan kedua anaknya saat si bungsu masih dalam kandungan ibunya, sebelum ia lahir ke dunia," kata Dedi Aswandi, relawan kemanusian yang juga Wakil Ketua Yayasan Mualaf Center Riau .