Walau Usia Lebih Tua, Namun Bupati Aziz Zaenal Hormat ke Lebih Muda

Bupati-Kampar-Aziz-Zainal-saat-Sakit.jpg
(FACEBOOK/KABUL SANTOSA)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Bupati Kampar, Azis Zaenal, menghembuskan nafas terakhir dalam usia 68 tahun. Meninggalnya sosok pengusaha kemudian banting stir menjadi politisi hingga akhir hayatnya itu, dirasakan kehilangan besar bagi banyak orang, termasuk pejabat Pemko Pekanbaru.

Asisten I Setdako Pekanbaru, Azwan, mengatakan, almarhum Azis dikenal sebagai sosok penuh dengan semangat dan tidak kenal menyerah, meski kondisi tubuhnya tak lagi gagah.

"Paling saya ingat dari almarhum adalah semangat dan konsistensinya," kata Azwan, Kamis, 27 Desember 2018. 

"Kita kehilangan sosok orang tua, yang terus bekerja keras memberikan sumbangsih ke masyarakat. Kita semua kehilangan dan sedih," lanjutnya. 

Azwan mengatakan, kali terakhir almarhum Azis menghubunginya sekitar sebulan lalu. Saat itu, cerita mantan Sekdakab Kampar itu, Bupati memintanya untuk menjadi anggota Tim Penilai untuk seleksi pejabat Sekretaris Daerah Kampar.

 

Meski almarhum dikenal sebagai sosok senior, katanya, namun Azis tidak sungkan meminta masukan dari sosok lebih muda, seperti dirinya. "Saya berharap, masyarakat Kampar tetap bersatu dengan kepergian beliau," harap Azwan.

Jenazah Azis Zaeanal tiba di rumah duka di Jalan Punai, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru, Kamis siang, sekitar pukul 13.00 WIB.

Jenazah langsung di sholatkan di rumah duka. Tampak ratusan tetangga almarhum, kolega dan sejumlah pejabat melayat ke kediaman duka. Tokoh tampak hadir di antaranya mantan Bupati Kampar Jeffry Noer.

Sesuai rencana, jenazah Azis Zaeanal dimakamkan di kampung halamannya di Desa Kuapan, Danau Bingkuang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar.

Ketua DPW PPP Riau itu meninggal dunia sekitar pukul 02.00 WIB di RSCM Jakarta. Ia sudah menjalani perawatan selama dua pekan terakhir karena sakit. Azis belum lama menjabat Bupati Kampar setelah dilantik pada 22 Mei 2017.