Terduga Pengrusak Atribut Demokrat Ternyata Pria Pengangguran

Terduga-pengrusak-atribut-Demokrat.jpg
(Suara.com)

RIAUONLINE, PEKANBARU - Polresta Pekanbaru menangkap terduga pelaku perusakan baliho dan bendera Partai Demokrat, HS (22). Pria yang berstatus tak bekerja alias menganggur ini ditangkap di Jalan Sudirman, Pekanbaru, Riau dini hari tadi sekitar pukul 01.45 WIB.

Hasil penyelidikan polisi, HS merupakan warga Jalan Ikan Mas, RT 1, RW 6, Tangkerang Barat, Merpoyan Damai, Pekanbaru.

Baca juga:

Polisi Pekanbaru Amankan Terduga Perusak Atribut Demokrat

Lapor Pengrusakan Atribut, Demokrat Sempat "Dipimpong" Kepolisian

Dipaparkan Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo. Penangkapan tersebut bermula saat seorang saksi melihat Heryd sedang memanjat baliho Partai Demokrat. Saat itu, Heryd merobek baliho tersebut menggunakan pisau pemotong.

"Melihat hal tersebut, saksi langsung meneriak ke arah pelaku dan pelaku melompat dan kabur lalu sempat terjatuh, dan berlari menyebrang," ujar Dedi seperti dikutip dari Suara.com.

Terkait penangkapan ini, polisi turut menyita sejumlah barang bukti seperti tiang berupa bambu dan kayu sebanyak 4 buah, potongan berupa sobekan baliho dan pisau pemotong.

Sampai saat ini, kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap Heryd. Sejauh ini belum diketahui motif dari perusakan baliho serta bendera Partai Demokrat tersebut.

"Masih diperiksa, belum selesai," pungkas Dedi.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah atribut Demokrat yang terpasang persis di depan Gedung DPRD Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru dirusak oleh orang tak dikenal.

Pengrusakan itu bersamaan dengan kunjungan kerja Presiden ke-6 Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Kota Pekanbaru, akhir pekan ini.

Bahkan, SBY secara pribadi langsung menyisir lokasi pengrusakan atribut partainya, Sabtu pagi tadi. Dalam video yang beredar luas di media sosial, SBY tampak begitu sedih dan kecewa dengan insiden tersebut.

Menurut dia, pengrusakan atribut partai tersebut sama saja dengan menginjak harga dirinya, sebagai pendiri dan ketua umum partai berwarna biru itu.

"Dini hari saya menerima laporan bahwa baliho selamat datang dan bendara partai dirusak. Kemudian saya tidak langsung percaya. Pagi ini saya melihat langsung ternyata benar baliho dirobek serta bendara partai dibuang ke selokan, saya sangat menyayangkan kejadian ini" kata SBY.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id