Dituding Utamakan Proyek di APBD 2019, Dedet: Jangan Menyudutkan Kami!

2Wakil-Ketua-DPRD-Riau-Noviwaldy-Jusman.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/HASBULLAH TANJUNG)

Laporan: HASBULLAH TANJUNG

RIAUONLINE, PEKANBARU - Wakil ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman menanggapi pernyataan Tim Transisi yang menyebutkan DPRD Riau lebih mengutamakan proyek dibanding usulan tim transisi.

Politisi Demokrat ini menuding Juru bicara Tim Transisi Saiman Pakpahan tidak paham aturan penyusunan APBD 2019 sehingga bisa mengeluarkan statement seperti itu.

"Usulan dewan pun masuk lewat TAPD, ada dalam Rencana Kegiatan Pemerintah Daerah (RKPD), tidak ada yang kami hilangkan," katanya, Senin, 3 Desember 2018.

Tim transisi, lanjut pria yang disapa Dedet ini, harusnya menanyakan apakah usulan Tim Transisi masuk di KUA-PPAS atau tidak, jangan menyalahkan DPRD Riau.

"Ada dalam rekaman video rapat, kami tanya ke Sekdaprov, apakah usulan tim transisi sudah masuk? sudah katanya," tuturnya.

Sekarang, Dedet mempertanyakan apa kegiatan yang belum masuk dan diakomodir oleh DPRD dan Pemprov Riau tersebut.

"Tidak ranah kita akomodir usulan mereka, itu ranahnya TAPD, kita di DPRD ini tidak seperti dulu, kita hanya membahas, kita tidak menghilangkan," ulasnya.

Dedet juga menilai apa yang disampaikan oleh Saiman adalah bentuk cuci tangan atau akibat dari ketidaktahuannya.

"Jangan menyudutkan kami di DPRD, apa di bidang pendidikan yg tidak diakomodir? Kalau masalah pendidikan, saya malah mengusulkan sekolah gratis sedangkan mereka mengusulkan sekolah murah, tapi itu harus ada dalam RPJMD dulu," tutupnya.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id