Aktual, Independen dan Terpercaya


Kritisi Orang Riau, Miftah Sabri: Lukman Edy Lupa Kacang Pada Kulit

Cuitan-di-Twitter-Lukman-Edy.jpg
(Twitter @LukmanEdy)

RIAUONLINE, PEKANBARU - Cuitan Lukman Edy (LE) menuai kontroversi di tengah masyarakat Riau. Tudingan LE pada masyarakat Riau yang menyatakan kurang fikir dan zikir, dianggap tendensius.

Melalui akun Twitter-nya, Lukman Edy menulis, "Hanya Riau yang Prabowo Sandi lebih unggul dibanding Jokowi Kyai Makruf. Riau mesti banyak merenung, perbanyak dzikir dan fikir, dan gunakan akal sehat, akibat massif terpapar berita bohong dan hoax 'Kita' menjadi 'aneh' diantara kesadaran kolektif bangsa."

Menanggapi tudingan Lukman Edy, Ketua Rumah Djoeang Riau, Miftah Sabri menyatakan itu bentuk politik yang tidak simpatik dan menggambarkan ketidakpahaman LE pada alam fikiran masyarakat Riau.

"Sebaiknya Pak LE tidak usah ikut-ikutan politik insinuatif begitu. Masyarakat Riau mendukung Prabowo Sandi secara tulus, karena merasa ada yang tidak baik dengan kehidupannya. Ekonomi yang sulit dirasakan masyarakat Riau di bawah di masa pemerintahan petahana, dan masyarakat Riau mendukung Prabowo Sandi karena setuju dengan visi ekonomi membuka lapangan kerja yang seluas luasnya dan menstabilkan kebutuhan pokok masyarakat," paparnya, Senin 5 November 2018.

Ketua pro-Prabowo di Riau ini juga menyatakan pendapat yang berbanding terbalik dengan LE. Menurutnya, karena menggunakan nalar dan fikiran yang jernih masyarakat Riau bisa menentukan pilihan mereka pada Prabowo Sandi.

"LE seperti kacang lupa pada kulitnya. Masa maju gubernur Riau pada pilgubri yang lalu menggunakan perahu Gerindra, puji puji Pak Prabowo, bilang akan cari celah PKB untuk Check Out dari pemerintahan Pak Jokowi," tambahnya.

Tudingan LE ke masyarakat Riau yang kurang zikir dan fikir gara gara mendukung Pak Prabowo juga dikritiknya. Miftah justru menuding LE yang tak bercermin dengan dirinya sendiri.

"Jangan menjelek jelekkan orang yang pernah membantu kita. Apalagi menuding masyarakat," tambahnya.

"Saya fikir tadinya itu hoax, itu bukan statemen tokoh sekaliber Pak LE, tapi setelah cek ternyata benar..terus terang saya shock dan kaget. Saya doakan Pak LE bisa lebih melembutkan hati. Jagalah hati jangan kau nodai, jagalah hati lentera hidup ini," tutupnya.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id