Aktual, Independen dan Terpercaya
ÔĽŅ

Inilah 4 Jasad Ditemukan Membusuk di Pelalawan dalam Dua Pekan

Temuan-jasad-di-perkebunan-karet.jpg
(ISTIMEWA)


RIAU ONLINE, PELALAWAN - Ditemukan jasad wanita di Desa Tambak Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Selasa, 30 Oktober 2018, menjadi kasus keempat yang terjadi dalam dua pekan terakhir ini.

Keempat jasad yang ditemukan dalam kondisi membusuk itu terdiri dari tiga laki-laki dan seorang wanita. Sementara, dua jenazah belum diketahui identitasnya.

Berawal dari temuan jasad yang ditemukan pada 17 Oktober 2018. Jasad dari seorang pria itu ditemukan membusuk di sebuah parit di Jalan Datuk Engku Raja Lela, Kecamatan Pangkalan Kerinci.

Baca Juga: Ditemukan Jasad Tertutup Karung Mengapung di Parit Pelalawan

Diduga, pria tanpa identitas itu menjadi korban pembunuhan. Pasalnya, ditemukan sejumlah luka sayatan benda tajam di tubuh dan di leher.

Sabtu, 27 Oktober 2018, sesosok jasad laki-laki tanpa identitas kembali ditemukan membusuk di Pasar Lama, Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras. Jasad yang telah membusuk itu ditemukan tertelungkup di tepi los pasar di sekitar sampah dan batang pisang. Sementara hingga kini, belum diketahui identitas jasad tersebut.

Kemudian, jasad bocah laki-laki ditemukan di sungai yang berada di Ested III PT Musim Mas pada Minggu 28 Oktober lalu. Diketahui, korban bernama Ferinanus Bulolo (12) yang dilaporkan hilang tiga hari sebelumnya. Jasad yang telah dievakuasi lantas diserahkan kepada pihak keluarganya.

Klik Juga: Bocah di Pelalawan Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Usai 3 Hari Hilang

Jasad keempat, ditemukan berjenis kelamin perempuan di tengah kebun karet, Desa Tambak, Kecamatan Langgam, Selasa, 30 Oktober 2018. Korban yang diketahui adalah Yeni (35) itu ditemukan tergeletak membusuk sekitar 30 meter dari pondok kebun karet milik warga.

Menurut pemilik kebun karet, yang juga menemukan jasad korban, Anasri, Yeni dan suami bekerja menjaga kebun miliknya. Namun, menurut Kepala Desa Tambak, Nerwan, hingga kini tak diketahui keberadaan suami korban.

"Sampai sekarang suaminya ngak nampak. Kita juga tak tahu kemana dia pergi," ungkapnya, Rabu, 31 Oktober 2018.

Lihat Juga: Sesosok Jasad Kembali Ditemukan di Pelalawan

Sebenarnya, kata Nerwan, identitas korban dan suami tidak jelas. Pasalnya, tidak ditemukan kartu identitas atau KTP di lokasi kejadian. Nama korban dan suaminya diketahui saat dipekerjakan di kebun karet tersebut.

Nerwan memastikan korban dan suaminya bukan merupakan warga asli Desa Tambak maupun Kecamatan Langgam. Melainkan, korban adalah buruh kebun yang mencari pekerjaan dan dipekerjakan serta tinggal di TKP. (****)

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE  

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online, 

Follow Instagram riauonline.co.id