Pemprov Riau Suntik Dana ke BUMD "Keuangan" Tapi ini Syaratnya!

Sekretaris-Daerah-Provinsi-Riau-Ahmad-Hijazi3.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/AZHAR SAPUTRA)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Ahmad Hijazi mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Riau berencana akan memberikan tambahan modal kepada lembaga keuangan Daerah milik mereka yang sukses memberikan kontribusi kepada pemdanya.

Lembaga keuangan itu meliputi Bank Riau Kepri (BRK) dan mengikut lembaga keuangan daerah lainnya seperti Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida).

"Untuk Penambahan modal bisa. Tapi kalau kita sudah bisa menstabilkan pendapatan dengan belanja. Mungkin tahun 2019," katanya, Senin, 29 Oktober 2019.

Tambahnya, selain memberikan kontribusi, Pemprov Riau juga akan menilai dari sudut pandang berbeda lembaga keuangan mana yang nantinya akan menerima kucuran dana segar dari mereka.

"Selain dapat memberikan keuntungan, lembaga itu juga diharapkan dapat memberikan manfaat terutama buat masyarakat. Juga sehat," jelasnya.

Sementara itu pada kesempatan yang berbeda, Sahmendagri Bid. Aparatur dan Pelayanan publik Kementerian Dalam Negeri, Reydonnyzar Moenek
mengatakan bahwa hanya melalui bank milik daerah, sebuah wilayah mampu menaikkan pendapatan wilayahnya hingga berlipat-lipat.

"Data kita menunjukkan dari 1.116 BUMD di seluruh RI bahwa kontributor terbesar dari peningkatan pendapatan
asli daerah itu ada dari keberadaan BPD," jelasnya.

"Caranya ada pada jaringan pelebaran sayap. Para pemegang saham tidak boleh menginterpensi. Karena itu adalah aset yang dipisahkan. Berikan mereka leluasa untuk berinovasi," tutupnya.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id