Waspada, Debit Air Sungai Kampar di Pelalawan Meningkat Sepekan Terakhir

Pengukur-debit-air-sungai-kampar.jpg
(ISTIMEWA)


RIAU ONLINE, PELALAWAN - Intensitas hujan yang semakin tinggi menyebabkan debit air Sungai Kampar mengalami peningkatan selama sepekan terakhir. Hal ini terlihat dari alat pengukuran tingkat evaluasi air Sungai Kampar di jembatan penyeberangan ponton, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan.

Alat pengukur tersebut menunjukkan terjadi debit air meningkat dari 6 hingga 10 meter dari titik pengukuran setiap harinya. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Hadi Penandio mengatakan debit air masih berada pada level aman.

"Memang masih pada level aman. Aktivitas seperti biasanya, penyeberangan masih normal," ungkap Hadi, Rabu, 24 Oktober 2018.

Hadi menyebutkan angka aman pada alat pengukur berada pada 1 meter dari titik pengukuran elevasi air. Sedangkan saat ini sudah beradap pada angka 1,9 meter yang naik terus sejak satu minggu terakhir.

Air Sungai Kampar akan meluap dan merendam jalan koridor jika elevasi mencapai angka 3 meter. Akibatnya, aktivitas penyeberangan ponton akan dihentikan dengan pertimbangan keselamatan terhadap banjir.

Naiknya permukaan air dipengaruhi oleh hujan lokal yang intens ditambah air pasang. Namun, warga tidak perlu khawatirkan karena angka yang ditunjukan masih pada level aman. Akan tetapi, warga diharapkan tetap waspada akan kemungkinan terjadinya banjir.

"Warga di bantaran sungai juga memiliki kearifan lokal. Mereka tahu tanda-tanda akan banjir atau pasang besar. Tapi tetap kita ingatkan untuk waspada," tandas Hadi Penandio.

Sementara, Tim BPBD bersama instansi lain tetap melakukan pemantauan khususnya di daerah-daerah yang rawan banjir seperti Langgam, Bunut, Pelalawan, Pangkalan Kerinci, serta Ukui. Jika sewaktu-waktu terjadi banjir atau kenaikan air sungai, tim bisa mengambil tindakan cepat.(****)