Aktual, Independen dan Terpercaya
ÔĽŅ

14 Budaya Riau Masuk WBTB, Yose Minta Kabupaten dan Kota Mendukung Penuh

Silat-Sambut-Kedatangan-Rida-K-Liamsi.jpg
RIAUONLINE.CO.ID/RIZKI KURNIAWAN
ATRAKSI Pencak Silat menyambut kedatangan Pendiri Harian Riau Pos, Rida K Liamsi, Rabu, 15 Maret 2016, di Gedung Lembaga Adat Melayu Riau. Rida menerima gelar Melayu Datuk Sri Lela Budaya.

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Yoserizal Zein mengharapkan dukungan penuh dari seluruh Kabupaten dan Kota se-Riau untuk dapat mewujudkan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) lainnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, 14 karya budaya di Riau ditetapkan sebagai WBTB Indonesia. Penetapan ini diberikan Dirjen Kebudayaan Kemendikbud, Hilmar Farid kepada Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim di Jakarta, Rabu 10 Oktober 2018 silam.

Adapun 14 karya budaya WBTB itu di antaranya, Silek (Silat) Tigo Bulan (Rokan Hulu), Ratik Bosa atau Ratik Togak (Rokan Hulu), Lukah Gilo Riau (Rokan Hulu), Ghatib Beghanyut (Siak), Syair Siak Sri Indrapura (Siak).

Selanjutnya Tari Gendong (Siak, Meranti, Bengkalis), Kayat Kuansing / Kayat Rantau Kuantan (Kuantan Singingi), Nandung Indragiri Hulu (Indragiri Hulu), Silat Pangean (Kuantan Singingi), Belian (Pelalawan), Basiacuong (Kampar), Pantun Atui (Kampar), Badondong (Kampar), Kotik Adat Kampar (Kampar).

"Kita mengharapkan kawan-kawan di Kabupaten dan Kota untuk ikut serta turut mendukung pengusulan WBTB ini. Jangan ketika mendapatkan penghargaan, baru semuanya sibuk," katanya, Rabu, 17 Oktober 2018.

Dukungan itu bisa berupa kajian, foto sampai video. Semua itu sebaiknya sudah dipastikan dan telah dimiliki oleh masing-masing Kabupaten dan Kota.

"Karena syaratnya (WBTB) itu harus ada kajian, foto dan video. Untuk kajian ini kan dimiliki oleh Kabupaten, Kota. Ketika diminta, tolong diserahkan," jelasnya.

Tambahnya, upaya kerja keras mereka ini demi menyelamatkan warisan budaya turun temurun milik Riau agar tidak menjadi punah.

"Ini gunanya untuk pembinaan. Kalau tak dibina tentu akan punah. Seperti Pacu Jalur. Dengan kondisi kayu yang sudah tidak ada kalau dibiarkan tentu akan punah. selain di data, pembinaan itu juga penting," tutupnya.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online, 

Follow Instagram riauonline.co.id