Hendak Memupuk Sawit, Warga Ukui Temukan Mayat Terapung di Parit

Otopsi-Mayat.jpg
INTERNET
ILUSTRASI

RIAUONLINE, UKUI - Warga Desa Ukui Dua Kecamatan Ukui, Pelalawan digegerkan dengan temuan mayat di sebuah parit kebun sawit, Senin 15 Oktober 2018.

Jenazah korban berjenis kelamin laki-laki ini didapati dalam kondisi mengapung di air. Setelah diperiksa, korban diketahui bernama Nuryadi beralamat di Dusun Segar Alam Desa Bukit Lembah Subur Kecamatan Kerumutan.

Nuryadi ditemukan tenggelam di parit kebun sawit afdeling IV PT Gandaera Hendana Samsung sekitar pukul 11.30 WIB.

"Korban pertama kali ditemukan seorang karyawan perusahaan yang hendak bekerja," ungkap Kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan SIK.

Korban ditemukan pertama kali oleh Tema Selhi (31) buruh perusahan perkebunan sawit itu. Saat itu, saksi melintasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melaksanakan pemupukan areal kebun.

Saksi terkejut melihat ada mayat mengapung dengan posisi terlentang dalam parit kebun dan langsung memberitahukan kepada mandor kebun bernama Mansur Saragih (48).

Kemudian kabar diteruskan ke kantor manajemen dan oleh humas perusahaan temuan itu dilaporkan ke Polsek Ukui.

Personil polsek beserta anggota dan tim medis Puskesmas Ukui melakukan evakuasi korban dari dalam parit. Saat diangkat ke darat, korban sudah meninggal dunia.

"Saat dievakuasi mulut korban dalam keadaan berbusa. Hasil pemeriksaan sementara dari tim dokter Puskesmas tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada tubuh korban," tambah Kapolres Kaswandi.

Berdasarkan keterangan dari ibunya, korban mengidap penyakit epilepsi. Dua tahun terakhir ini, penyakit itu bisa kambuh hingga tiga kali dalam sebulan.

Keluarga korban menyatakan tidak melakukan pemeriksaan lanjutkan dan telah dibuatkan surat pernyataan tidak menuntut kepada siapapun. (****)

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id