Usai Jemput Anak, Polisi di Pelalawan Tewas Ditabrak Truk CPO

Lakalantas.jpg
NET
Ilustrasi

 

RIAU ONLINE, PELALAWAN - Seorang anggota Polres Pelalawan tewas dalam kecelaan lalu lintas (Laka lantas), Senin, 17 September 2018. Polisi berpangkat Ajun Inspektur Satu (Aiptu) itu sempat dilarikan ke Rumah Sakit Amelia Medika, namun tak tertolong.

"Almarhum mengalami luka parah di bagian kepala, sempat dibawa ke Rumah Sakit Amelia Medika. Akhirnya korban meninggal dunia," ungkap Kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwandi, Selasa, 18 September 2018.

Sebelum peristiwa mengenaskan itu, korban bernama Suroto (42) itu baru saja kembali menjemput kedua anaknya Anin (8) dan Tito (14) yang diboncengnya dengan sepeda motor sepeda motor jenis Yamaha Mio BM 4827 AS.

Kaswandi menjelaskan, saat tiba di Jalan Lintas Timur (Jalintim) kilometer 72 Kota Pangkalan Kerinci, tepatnya di depan toko bangunan Fajar Murni, sebuah truk tangki pengangkut CPO berwarna biru hijau, yang dikemudikan Amin Alamin (42) menabrak kendaraan yang dikendarai korban yang tercatat sebagai warga perumahan Dahlian Kecamatan Pangkalan Kerinci itu.

Truk tengki yang dikemudikan Amin Alamin itu awalnya bergerak dari arah Pangkalan Kerinci menuju Sorek. Korban yang berboncengan dengan dua anaknya juga berjalan searah di depan kendaraan bongsor itu.

Setibanya di TKP, truk tersebut diduga kurang memperhatikan kendaraan di depannya dan tidak menjaga jarak dengan motor korban. Hingga bagian depan truk menyenggol bagian belakang sepeda motor korban. Alhasil korban serta dua anaknya terjatuh dan masuk ke dalam kolong truk.

"Kecelakaan akibat kelalaian supir truk yang kurang hati-hati dan tak menjaga jarak. Sekarang kasusnya sedang ditangai Satlantas kita," tandasnya.

Aiptu Suroto meninggal dunia di RS Amelia karena luka berat di kepala. Sedangkan, kedua anaknya yang mengalami luka di wajah dan kepala segera mendapat pertolongan medis di rumah sakit tersebut. (****)