Bidan di Ukui Diperkosa, DPRD Pelalawan: Mencoreng Desa

PERKOSAAN.jpg
(INTERNET)


RIAU ONLINE, PELALAWAN - Hingga kini, terduga pelaku kasus kekerasan yang seksual yang menimpa seorang bidan di Desa Lubuk Kembang Sari Kecamatan Ukui, Pelalawan, Senin, 6 Agustus 2018 masih dalam pencarian polisi.

Masyarakat meminta pria bejat itu untuk segera dibekuk dan dijatuhi hukuman setimpal. Perbuatan asusila membuat banyak pihak kesal, termasuk anggota Dewan Perwakilan Daerah Rakyat (DPRD) Pelalawan asal Kecamatan Ukui, Sudirman Laham.

"Kesal bukan karena apa ya. Kita prihatin juga terhadap korban. Tapi pelaku ini yang menjadi biang masalah. Kita dukung penegak hukum segera menangkapnya," ungkap Sudirman Laham, Rabu, 8 Agustus 2018.

Menurut politisi PAN ini, bidan desa itu kerap diminta ke rumah warga untuk mengobati pasien dan sangat akrab dengan masyarakat dan dikenal baik di Desa Lubuk Kembang Bunga.

Baca Juga Bidan di Ukui Disekap, Dicekik dan Diperkosa, Begini Kronologinya...

Selama ini, kata Sudirman, korban dikenal sopan dan tidak pernah berpakaian mencolok dengan baju yang minim atau ketat. Justru dia selalu mengenakan jilbab.

"Entah apa yang dipikirkan pelaku ini. Mencoreng desa dan daerah kita. Aturan pelayanan kesehatan terjamin, dengan seperti ini jadi terganggu. Korban juga masih trauma," kata dia.

Untuk itu, Sudirman meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk mencari solusi dalam meningkatkan pengamanan dan proteksi terhadap petugas kesehatan di desa-desa agar pelayanan kesehatan tetap berjalan dan petugas terlindungi. (****)

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id