Tokoh Riau Ini Bicara Lantang Soal Blok Rokan

Wan-Abubakar.jpg
(INTERNET)


RIAU ONLINE, PEKANBARU - Tokoh masyarakat Riau yang pernah menjabat sebagai Gubernur Riau di tahun 2008 silam, Wan Abubakar mempertanyakan konsep warga Riau yang menginginkan agar hasil pengolahan Blok Rokan dapat dinikmati.

Menurutnya, jika tidak memiliki konsep yang jelas atas penguasaan Blok Rokan yang pengelolaannya akan dipegang oleh perusahaan berplat merah, Pertamina, dirinya pesimis warga Riau dapat menikmati emas hitam yang disinyalir merupakan salah satu sektor migas terbesar di Indonesia.

"Setelah saya mengikuti pertemuan tadi, saya yakin dan percaya tidak ada satu pihak pun yang mampu dapat menolak apa yang menjadi keinginan kita. Tapi kita harus mencari dan tidak bisa memaksakan kehendak tanpa memiliki konsep yang jelas tentang Blok Rokan ini," katanya di Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, Selasa, 31 Juli 2018.

Menurutnya, sebagai pelopor perjuangan dari warga Riau ini, LAM Riau sudah harus menyiapkan formula khusus agar perjuangan yang telah mengumpulkan berbagai macam suku dan adat di LAM Riau itu tidak sia-sia.

"LAM Riau harus mempelopori ini semua ini. Dengan cara membuat konsep terhadap apa yang menjadi tuntutan kita semua," tegasnya.

Tidak hanya itu, Wan juga menginginkan hadirnya keterlibatan dari Pemerintah Provinsi Riau karena menurutnya seluk beluk permasalahan ini hanya pemda setempat yang mengetahuinya.

"Saya mengusulkan, keterlibatan Pemprov Riau sangat diperlukan untuk merebut Blok ini. karena yang tahu kondisi itu ya mereka. Berhubung dalam masa transisi, keterlibatan Gubernur saat ini yang berani maju sangatlah diperlukan," tegasnya.

Menanggapi pertanyaan dari tokoh masyarakat Riau yang cukup disegani itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAM Riau, Datuk Seri Syahril Abubakar mengatakan bahwa pihaknya akan menyiapkan konsep yang jitu demi kembali merebut Blok Rokan sebelum memperingati hari jadi Provinsi Riau pada 9 Agustus mendatang.

Tim juga akan mengutus beberapa orang yang dianggap lantang dan mampu menyuarakan aspirasi dari masyarakat atas Blok Rokan ini kepada Komisi VII DPR RI yang membidangi energi, riset dan teknologi serta lingkungan hidup usai masa reses mereka berakhir.

"Selain kita ini sudah memiliki tenaga kerja putra asli daerah dalam pengelolaan Blok Rokan itu, kita juga telah memiliki BUMD. Nanti itu yang akan kita saring kembali," jelasnya.

"Sementara khusus untuk pemerintah provinsi, mereka berjanji akan mengirimkan dinas ESDM dan asisten II mereka, pokoknya pemda kita siap merebut Blok Rokan itu," tandasnya.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id