Hingga Juli 2018, Luas Karhutla di Riau Capai 2.000 Hektar Lebih

karhutla-kebun-karet-di-Kampar.jpg

 

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau menyatakan luas kebakaran di wilayah tersebut sepanjang awal Januari hingga medio Juli 2018 ini mencapai 2.152,91 hektare. 

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau yang diperoleh di Pekanbaru, Kamis, 19 Juli 2018, luasan Karhutla tersebut meningkat drastis hingga mencapai lebih dari 150 hektare dalam tiga hari terakhir. 

Pada awal pekan kemarin, Senin, 16 Juli 2018, total luasan Karhutla di Riau terdata 2.006,91 hektare. Peningkatan angka luasan Karhutla tersebut tidak lepas dari munculnya titik-titik panas baru dalam sepanjang pekan ini. 

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, hingga Kamis, hari ini 80 titik panas yang mengindikasikan Karhutla masih terus bertahan di Provinsi Riau.

Baca Juga Seluruh Helikopter Kerahkan Atasi Karhutla 5 Wilayah Riau

Keberadaan titik panas tersebut berpotensi menyebabkan luas lahan Karhutla di Provinsi Riau cenderung meningkat. 

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Riau, Jim Gafur mengatakan dalam beberapa hari terakhir terjadi Karhutla di sejumlah lokasi seperti Kabupaten Bengkalis, Meranti, Kota Dumai, Rokan Hilir hingga Pelalawan. 

Secara umum, Jim menjelaskan dari 2.152,91 hektare luas lahan terbakar di Riau, sebagian besar diantaranya terjadi di wilayah pesisir Riau. Total enam kabupaten kota yang mengalami kebakaran hebat dengan luasan di atas 100 hektare. 

"Kebakaran terluas terjadi di Kabupaten Kepulauan Meranti mencapai 928,31 hektare," katanya.

Klik Juga Lagi, Puluhan Titik Panas Terdeteksi Di Riau

Selanjutnya di Kabupaten Bengkalis 372,5 hektare, Dumai 207,5 hektare, Rokan Hilir 200,25 hektare, Siak 131,5 hektare dan Indragiri Hulu 128,5 hektare. 

Jim menegaskan Satgas Karhutla Riau yang terdiri dari berbagai instansi seperti TNI, Polri, BPBD, Pemerintah daerah hingga berbagai elemen masyarakat akan terus berusaha menekan angka Karhutla, terutama menjelang pesta olahraga Asian Games 2018. (**)

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id