Pemprov Riau Ungkap Sebab Riau Gagal Fungsikan Embarkasi Haji Antara

Plt-Gubri-tinjau-embarkasi-haji.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/ISTIMEWA)

 

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Wakil Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim memastikan bahwa Kementerian Agama RI telah menerima masukan yang salah dalam menentukan nasib Embarkasi Haji Antara Riau.

Akibatnya, Calon Jamaah Haji (CJH) asal Riau di tahun ini kembali harus berangkat ke tanah suci melalui Kepulauan Riau dengan konsekuensi mengeluarkan biaya ekstra.

"Saya pesimis Embarksi Haji Antara kita itu untuk bisa dipergunakan tahun ini. Karena ini kan sudah di akhir bulan Juni. Yang saya sesalkan itu, Menteri Agama mendapatkan input dari yang salah dari Kanwil Agama (Riau)," katanya geram di TPS 05 Kelurahan Kota Tinggi, Kamis, 28 Juni 2018.

Selain itu, menurutnya Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama RI, hanya menerima masukan sepihak yaitu dari Kanwil Riau dalam memutuskan apakah Riau layak memiliki Embarkasi Haji Antara.

"Waktu mereka berkunjung ke sini kenapa tidak bersama kita? Kenapa harus sendiri-sendiri. Alasan nggak bisa masuk 30 buslah, nggak punya dapur umumlah," tambahnya.

"Saya yakin kuncinya itu Kanwil Agama Riau. Yang bermain itu ya dari tingkat bawah itu. Saya katakan bahwa mereka senang kalau jamaah kita berangkat dari Batam," kesalnya.

Selain itu, kementerian yang membidangi Pendidikan dan Agama Kementerian Kordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI, baru menerima usulan Embarkasi Haji Antara Riau pada bulan ini sementara Pemerintah Provinsi Riau menyebutkan sejak 2016, mereka telah mengusulkan melalui Kanwil Departemen Agama Riau.

Seperti yang disebutkan oleh Kordinatornya, Agus Sartono. "Saya baru menerima tembusan surat dari Kementerian Agama terkait usulan pemanfaatan untuk menjadi Embarkasi Haji Antara yang sebeluknya di Batam. Padahal usulan itu berproses sejak 2016, tapi saya dapat infonya baru dua minggu yang lalu," katanya Senin, 25 Juni 2018 di Pekanbaru.