Aktual, Independen dan Terpercaya


Buruan Hapus 12 Informasi Ini dari Facebook Kamu

Facebook.jpg
(Internet)
ombudsman

RIAU ONLINE - Banyak pengguna mulai mempertanyakan peran dan kejujuran Facebook setelah tersangkut kasus skandal Cambridge Analytica.

Tarkait hal itu, ada baiknya untuk mulai berhati-hati saat memasukkan informasi pribadi ke akun Facebook. Sebenarnya, beberapa informasi tertentu akan lebih baik jika tidak dibagikan di Facebook. Terlebih lagi, sudah ada imbauan untuk tidak memasukkan alamat rumah ataupun nomor telepon genggam ke akun Facebook.

Jika sudah terlanjur, saatnya untuk menghapus sejumlah informasi penting itu. Menghapus informasi penting tidak akan menghilangkan akun Facebook, namun setidaknya dapat meminimalisir kemungkinan buruk yang akan menimpa pemilik akun atau orang-orang di sekitar.

Berikut 12 informasi yang perlu dihapus, melansir merdeka.com, Jumat, 20 April 2018.

1. Tanggal lahir

Tanggal lahir akan memberikan kesempatan untuk orang-orang tak bertanggung jawab untuk mengakses rekening bank dan data pribadi.

2. Nomor telepon

Setelah mendapatkan nomor telepon, orang-orang tak bertanggung jawab akan berusaha menghubungi si pemilik akun dengan berpura-pura salah sambung. Biasanya, mereka akan berusaha melanjutkan percakapan hingga mendapatkan nama dan alamat pemilik akun.

3. Punya terlalu banyak teman

Menurut teori Profesor Psikologi Oxford, Robin Dunbar, manusia hanya bisa mempertahankan sekitar 150 hubungan yang stabil. Setelah meneliti 3,375 pengguna Facebook, Dunbar menemukan bahwa dari sekian ribu, hanya 4,1 teman yang dianggap dapat diandalkan.

Sementara, hanya 13,6 persen teman yang menunjukkan simpati selama pengguna mengalami krisis emosional.

Menghapus teman yang tidak pernah mengajak chatting atau menulis apa pun di Facebook akan menciptakan interaksi yang lebih sehat di media sosial.

4. Foto masa kecil

Ternyata, mem-posting foto masa kecil atau anggota keluarga yang lain sangat membahayakan keselamatan.

Generasi sebelumnya mungkin tidak terlalu peduli dengan fenomena ini. Tetapi perilaku pengguna Internet masa kini yang menculik, memeras atau meneror seseorang telah memunculkan kekhawatiran dan ketakutan.

5. Lokasi sekolah anak-anak

Organisasi nirlaba yang bergerak dalam bidang perlindungan anak dan perempuan NSPCC, menyebutkan jumlah pelanggaran seksual tercatat telah meningkat selama setahun terakhir.

Sebab itu, pertahanan terakhir yang harus dilakukan di Facebook adalah tidak memberi kesempatan bagi pedofil atau pelaku perdagangan anak untuk menemukan alamat sekolah anak.

6. Lokasi saat ini

Layanan lokasi hanya ada di gawai dengan sistem Android dan iOS. Pada 2015, TechCrunch melaporkan bahwa lebih dari 500 juta pengguna mengakses Facebook hanya dari ponsel mereka, yang berarti bahwa nomor yang sama memiliki potensi untuk menyiarkan lokasi mereka secara online.

Siapa saja yang mungkin punya maksud jahat akan mengetahui lokasi pengguna tersebut.

7. Menyatukan akun pribadi dan kerja

Patform media sosial, seperti Facebook seharusnya interaksi yang dilakukan pada tingkat tertentu bersifat santai.

Tetapi manajer perusahaan bisa saja mengakses timeline atau membaca status yang seharusnya tidak boleh dibaca olehnya. Apalagi sampai manajer membaca status kalian yang mengeluh tentang pekerjaan.

8. Memberi tanda lokasi

Banyak yang menyadari bahwa menandai lokasi rumah atau keberadaan di Facebook sama saja memberikan posisi dengan senang hati dan tanpa rasa bersalah.

9. Sibuk pamer sedang berwisata

Situs keuangan This Is Money menyebutkan wisatawan yang dirampok saat sedang berlibur mungkin tidak akan mendapatkan klaim asuransi jika mem-posting rencana liburan di akun media sosial.

10. Status hubungan

Tidak salah jika tidak merayakan stabus hubungan di Facebook, malah akan lebih baik. Merayakan di dunia nyata rasanya sudah lebih dari cukup dan lebih menyenangkan daripada menulisnya di Facebook.

Sebab, merayakan status hubungan di Facebook akan mendatangkan bahaya atau mengundang orang lain meraasa cemburu yang justru akan merusak hubungan.

11. Data kartu kredit

Sudah jelas bahwa sangat tidak dianjurkan untuk menyimpan data kartu kredit di Facebook meski alasannya agar mudah diingat saat akan belanja karena tinggal copy dan paste.

12. Foto tiket pesawat

Masih suka pamer tiket pesawat karena mau jalan-jalan ke Eropa atau Jepang? Segera hentikan kebiasaan ini.

Barcode pada tiket pesawat bersifat unik bagi setiap penumpang. Jika sampai ketahuan orang-orang tak bertanggung jawab, barcode itu dapat digunakan untuk mencari informasi yang sudah diberikan kepada perusahaan penerbangan.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id