Aktual, Independen dan Terpercaya


Astaga, Anggota DPRD Riau Ini Diduga Lakukan Penipuan

surat-perjanjian.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/HASBULLAH TANJUNG)

Laporan: HASBULLAH TANJUNG

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Salah seorang anggota DPRD Riau, Sugeng Pranoto diduga melakukan penipuan terhadap salah seorang warga Jalan Imam Munandar, atas nama Edy Rantau.

Edy Rantau, saat di hubungi RIAUONLINE.CO.ID, Jumat, 9 Februari 2018, bercerita bahwa penipuan tersebut terjadi pada tahun 2010, dengan modus investasi BBM.

"Orangtua saya dijanjikan fee perbulan, tapi fee hanya dibayarkan tiga bulan, itu pun harus diminta dulu, dan setelah itu Sugeng mengelak terus," ungkap anak korban, Nanda.

Diakui Nanda, orangtuanya masih terus berupaya mencari dan meminta pengembalian modal kepada Sugeng , meski anggota DPRD Fraksi PDI-P tersebut terus menerus mengelak.

"Kalau kami meminta, dia mengaku tidak ada uang, tapi selama itu pula dia sudah melaksanakan umroh dua kali, setelah itu kami kembali datangi rumahnya, dan pembantunya mengatakan bahwa Pak Sugeng sedang Ibadah Haji," jelas Nanda.

kwitansi1Kwitansi angsuran pembayaran senilai Rp40 juta yang diterima orangtua Nanda (RIAUONLINE.CO.ID/HASBULLAH TANJUNG)

Uang tersebut, lanjut Nanda diserahkan kepada anggota DPRD komisi V tersebut secara berangsur-angsur dengan pembayaran awal 10 juta, 40 juta, 50 juta, dan terakhir 70 juta dengan total 170 juta.

KWITANSI2Kwitansi angsuran pembayaran senilai Rp50 juta yang diterima orangtua Nanda (RIAUONLINE.CO.ID/HASBULLAH TANJUNG)

"Kita di janjikan investasi bisnis BBM, tapi bisnis tersebut sampai hari ini tidak jelas," tegas Nanda.

Sebenarnya pada 2014 lalu, Sugeng sudah membuat surat perjanjian, dan akan mengembalikan uang tersebut paling lambat 30 Desember 2014, dan jika terlambat membayarkan, maka dalam surat tersebut Sugeng bersedia diproses secara hukum.

surat perjanjian(RIAUONLINE.CO.ID/HASBULLAH TANJUNG)

Surat perjanjian yang menyatakan Sugeng akan mengembalikan uang tersebut paling lambat 30 Desember 2014 

"Kami sudah seperti pengemis meminta uang kami sendiri kepadanya. Padahal dia anggota dewan yang aktif, kenapa bisa tega buat seperti itu pada kami, saya cuma minta uang itu dikembalikan karena Ayah saya sudah sakit-sakitan sekarang, dan saya juga sudah putus kuliah," keluh Nanda.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id