Kades di Riau Harus Berbenah Mulai dari Hal-hal Terkecil, Misalnya...

Pelatihan-Aparatur-Desa-2017.jpg
(Azhar Saputra)
ombudsman

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Gubernur Riau melalui Asisten 1 Pemerintahan dan Kesejahteraan Sekdaprov Riau, Ahmad Syah Harrofie menyatakan harus ada perbaikan terkecil dari aparatur pemerintah mulai di lingkungan pedesaan di Riau. Harapan ini disampaikan dalam Pelatihan Soft Skill Aparatur Desa Provinsi Riau Tahun 2017.

Selama tiga hari pelatihan di Hotel Mutiara Merdeka, Pekanbaru ini, diharapkannya agar terjadi peningkatan kapasitas aparatur di desa terhadap soft skill dari pejabat pedesaan yang merupakan pamong di lingkungan masyarakatnya.

Dituding Rasis, Kades Ini Diberi Sanksi Adat Potong Satu Ekor Sapi

100 Pejabat Di Inhil Ikut Pelatihan Teknis E-Katalog

"Melalui kegiatan ini, kami dari Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah kepada aparat desa agar memperbaiki hal-hal terkecil," katanya di Hotel Mutiara Merdeka, Senin, 20 November 2017.

Perbaikan terkecil itu mencangkup seperti hal-hal sepele yang biasa terjadi di sekitar kita. Misalnya ada warga yang tengah melahirkan atau sakit. Termasuk kepedulian dan kehadiran Kepala Desa jika ada panggilan azan bagi Kades yang beragama Islam.

"Sehingga perbaikan ini dapat memberikan pemahaman aparatur desa sebagai pamong di masyarakat. Sebab, tantangan semakin komplek dan dinamis hingga keinginan kebutuhan terus berkembang seiring perkembangan teknologi yang dapat memberikan warna kesejukan," imbuhnya.

Pelatihan Soft Skill Aparatur Desa Provinsi Riau tahun 2017 kali ini diikuti oleh 110 kepala desa di Kabupaten Kuantan Singingi dan Indragiri Hulu. Pelatihan mengangkat tema "Dengan Pelatihan Soft Skill Mencetar Apartur Desa yang Berintegritas Menuju Penyelenggaraan Pemerintah yang Handal dan Profesional."

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id