Benarkah Pembakaran Mobil Ketua LAMR Pekanbaru dengan Festival Lampion? Ini Kata Nurhasyim

Nurhasyim.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/AZHAR SAPUTRA)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru, Nurhasyim, tak mau menduga-duga penyebab dan siapa yang membakar mobil Toyota Avanza miliknya, Jumat subuh, 13 Oktober 2017. 

Apakah penyebabnya karena surat dikirim ke Gubernur Riau, 9 Oktober 2017 lalu, oleh LAMR atau tidak, mantan Sekretaris DPRD Riau tersebut, tak mau mengait-ngaitkannya. 

Pada awal pekan ini, LAM Riau keberatan Festival Lampion Raksasa Zhong Qiu dimasukkan dalam kalender pariwisata nasional Provinsi Riau yang langsung diusulkan Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman.‎

"Saya tidak tahu, apakah terkait itu (larangan festival lampion raksasa Zhong Qiu jadi kalender Pemrov Riau). Saya tidak tahu apakah ada atau tidak. Saya hanya fokus memimpin LAM Kota Pekanbaru," kata mantan Bupati Rokan Hulu periode pertama tersebut, di halaman rumahnya, Jumat, 13 Oktober 2017.

Baca Juga: 

Ditemukan Korek Api, Mobil Pengurus LAM Riau Hangus Dibakar OTK

Ungkap Pembakar Mobil Pengurus LAM Pekanbaru, Polresta Gandeng Labfor Medan

Pada kesempatan sama, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto mengatakan, ia bersama Tim Forensi dari Sumatera Utara akan mengungkap terkait pembakaran kendaraan dialami Nurhasyim. 

"Pokoknya semuanya kita dalami. Motifnya seperti apa, kemudian permasalahan pribadinya. Itu semua bagian dari proses penyelidikan," tutupnya.

Sebelumnya, Jumat Subuh, mobil milik Nurhasim (70), hangus terpanggang saat di parkir di garasi rumahnya, Jalan Utama, Perum Kulim Indah, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.

Diduga, mobil Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru sengaja dibakar orang tak dikenal (OTK). "Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.30 WIB," ujar Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto, melalui Kasubbag Humas, Iptu Polius Hendriawan. 

Kebakaran diketahui pertama kali oleh tetangga korban, Ica Rahmawati, pukul 05.15 WIB. Saksi melihat api sudah membesar di kap mesin mobil, bagian depan. 

 

Seketika itu, korban dan tetangga langsung melakukan pemadaman dengan alat seadanya serta menghubungi dinas kebakaran. Tak lama berselang, satu unit mobil dari dinas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. "Api dapat dipadamkan sekira pukul 05:40 WIB," kata Polius.

Menurut keterangan korban, mobil Avanza warna merah itu terakhir kali digunakannya, Rabu, 11 Oktober 2017, sekitar pukul 11.30 WIB. Setelah itu, mobil diparkir di garasi di depan rumahnya.

Dari keterangan sejumlah saksi, sebelum kejadian itu, ada seseorang berada di depan rumah korban mengendarai sepeda motor matic Honda Beat warna putih.

"Kita masih menyelidiki kasus ini," kata Polius.

Dari hasil olah di lokasi, polisi menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya, satu kotak korek api yang tertinggal di TKP. "Petugas juga mengamankan mobil Avanza BM 1075 QC yang terbakar dan sudah di police line. Sejauh ini situasi kondusif," pungkas Polius.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id