2017, Bulog Targetkan 1000 RPK Aktif di Riau Kepri

Buruh-Angkut-Beras-Bulog.jpg
(INTERNET)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Badan Urusan Logistik (Bulog) Devisi Regional (Divre) Riau Kepri menargetkan sebanyak 1000 Rumah Pangan Kita (RPK) terealisasi di tahun 2017. Keberadaan RPK tersebut berperan penting dalam melakukan stabilisasi harga pangan di tengah masyarakat.

Humas Bulog Divre Riau Kepri Hendra Gunafy menjelaskan, saat ini baru ada 750 RPK sudah terdata. Dari jumlah tersebut, hanya sekitar 400 RPK yang berada di Pekanbaru.

"Kehadiran RPK di lingkungan masyarakat berperanan sebagai target untuk menyebarkan stok komoditi-komoditi yang kita miliki dalam rangka menstabilkan harga bahan pokok," katanya kepada wartawan, Senin 25 September 2017.

Komoditi yang saat ini disediakan bulog Riau Kepri antara lain minyak goreng, gula, bawang putih, beras, dan daging beku. Harga yang ditawarkan bulog untuk setiap komoditi tersebut lebih murah daripada harga di pasaran.

Baca juga: Negara Ini Kelabakan Saat Indonesia Tak Lagi Impor Beras

Minyak Goreng Kita, minyak goreng kemasan yang dihadirkan Bulog Riau Kepri di awal September 2017 lalu sudah mulai di pasarkan di RPK yang ada di Pekanbaru. Harga yang ditawarkan untuk minyak goreng ini juga terjangkau, hanya Rp 12.500. Sementara, harga minyak goreng di pasaran saat ini mencapai Rp 14.000.

"Untuk minyak goreng, kita dapat pasokan dari pusat sebanyak 96.00 liter, tetapi datangnya secara bertahap. Ini baru tahap pertamanya," jelas Hendra.

Komoditi-komoditi Bulog ini bisa di dapatkan di beberapa tempat, antara lain di RPK, pasar murah dan kantor Bulog Riau Kepri sendiri. Harga-harga tersebut sudah merupakan harga konsumen terakhir. Sehingga harga komoditi Bulog ini lebih murah dari harga pasaran.

"Khusus untuk RPK, Kita berikan margin untuk setiap pengambilan komoditi yang akan dijual. Sehingga harga akhir penjualan komoditi bulog ini sesuai dengan harga head yang ditetapkan oleh pemerintah. Dan setiap RPK kita berikan spanduk yang sudah kita cantumkan harga head tersebut. Sehingga masyarakat tahu," ujarnya.

Selain RPK, Bulog juga mempunyai program lain, yaitu pasar murah. Hendra mengatakan dalam rangka gerakan stabilisasi pangan yang dicetuskan Bulog, program pasar murah masih tetap dilaksanakan.

"Terakhir diadakan di kantor Camat Payung Sekaki. Dan kita masih menunggu jika ada permintaan dari kecamatan atau instansi dan lingkungan masyarakat yang ingin diadakan pasar murah ini, kita persilahkan. Kita siap dan bersedia untuk melaksanakan pasar murah," tegasnya.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id