Aktual, Independen dan Terpercaya

Air Permukaan PLTA Kotopanjang Naik Lagi, Warga Diimbau Jauhi Sungai Kampar

Banjir-Sungai-Kampar.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/ZUHDI FEBRIYANTO)
Enoki Mall Pekanbaru Japanese restaurant shabu-shabu, sushi dan Grill

RIAU ONLINE - Manager Humas dan SDM PLN Wilayah Riau dan Kepri, Dwi Suryo Abdullah, kepada RIAUONLINE.CO.ID, mengatakan, Kamis, 2 Maret 2017 hingga pukul 12.00 WIB tinggi elevasi waduk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kotopanjang, Kabupaten Kampar sudah mencapai angka 80.05 meter di atas permukaan laut (mdpl) dengan air masuk (inflow) 657,03 m3/detik.

"Hingga pukul 12.00 WIB, tinggi elevasi air di waduk PLTA Kotopanjang telah mencapai 80.05 mdpl dan air masuk (inflow) 657,03 m3/detik," kata Dwi Suryo.

Sebelumnya, tinggi elevasi air waduk PLTA Kotopanjang sudah mencapai angka 80.00 mdpl dengan air masuk (inflow) 371,52 m3/detik.

Perlahan-lahan tinggi permukaan air di waduk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kotopanjang, Kabupaten Kampar, mulai naik seiring dengan tingginya intensitas hujan pada bagian hulu, kaki Bukit Barisan, di Kabupaten 50 Koto, Sumatera Barat, sejak beberapa hari ini.

Baca Juga: Waspada.. Tinggal 2 Meter Lagi Pintu Air PLTA Kotopanjang Dibuka

Untuk itu, Dwi mengimbau masyarakat yang tinggal di sepanjang tepi Sungai Kampar untuk berhati-hati dan waspada. Pasalnya, kata Dwi, jika elevasi sudah mencapai 82,5 mdpl maka pintu air PLTA Kotopanjang akan dibuka.

"Kami mengimbau kepada seluruh warga tinggal di tepi Sungai Kampar untuk tidak berada di tepi sungai. Kami khawatir begitu dilakukan pembukaan pintu air waduk koto panjang," pungkasnya.

Pembukaan pintu air, tuturnya, dilakukan untuk menjaga banjir di sisi hulu tidak terjadi dan menjaga kondisi bendungan.

Simak berita Banjir Sungai Kampar lainnya dengan klik di sini.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline