Aktual, Independen dan Terpercaya

Riau Gelar Apel Tim Satgas Siaga Cegah Bencana Asap

Apel-Satgas1.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/ZUHDY FEBRIYANTO)
Enoki Mall Pekanbaru Japanese restaurant shabu-shabu, sushi dan Grill

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau menggelar apel Satgas Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Asap akibat kebakaran hutan dan lahan Provinsi Riau tahun 2017. Apel digelar di halaman Kantor Gubernur Riau.

Pada apel ini, ada seribuan anggota pasukan gabungan yang terdiri dari TNI baik darat dan udara, kepolisian, Brimob, Satpol PP, dan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) se Provinsi Riau yang bertugas sebagai satuan komando pencegahan karhutla di Riau.

"Apel ini merupakan tindak lanjut dari ketetapan dari gubernur Riau pada 24 Januari 2017 lalu tentang penetapan status siaga darurat pencegahan bencana asap dari karhutla Riau tahun 2017," kata Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman pada amanat apelnya, Jumat, 3 Februari 2017.

Baca Juga: Riau Resmi Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla 2017

Apel ini adalah upaya penyiapan kekuatan personel dari tim satgas yang sudah disusun berdasarkan pengelompokannya. Yakni tim satgas darat, udara dan tim penegakan hukum. Ketiganya bergerak secara terintegrasi dalam satu komando kepemimpinan.

Komandan Tim Satgas Siaga tahun 2017 inu kembali menunjuk Komandan Korem 031/ Wirabima, Brigjen TNI Nurendi. "Seluruh pasukan ini harus bergerak secara terpadu dan terorganisir dalam satu perintah dari Pak Danrem," imbuh gubernur yang dispa Andi Rachman ini.

Dalam apel ini turut hadir pula Kepala BNPB Willem Rampangilei, Pangdam I/ Bukit Barisan Mayjen TNI Lodewyk Pusung, Dirjen dari Kementerian LHK, Kapolda Riau Irjen Pol Zulkarnain, Danrem 031/ Wirabima Brigjen TNI Nurendi, Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Pnb Henri Alfiandi serta beberapa kepala Forkopimda provinsi Riau.

Klik Juga: Awal 2017 Sudah 60,36 Hektare Lahan Terbakar Di Riau

Penyelenggaraan tim satgas ini serta aktivitas pwncegahan karhutla akan dilakukan selama 97 hari sejak 24 Januari 2017 lalu. Jika dihitung, ketetapan ini akan berlaku hingga akhir April 2017 mendatang.

"Setelah itu akan kita adakan lagi evaluasi apakah akan diperpanjang atau bagaimana," ujar Andi.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline