Aktual, Independen dan Terpercaya


RSUD Arifin Achmad Beberkan Kronologi Meninggalnya Balita MZ

Dr-Desi-Kustiati-RSUD.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/AZHAR SAPUTRA)
ombudsman

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kepala Bidang Pelayanan Medik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad, Desi Kustiati membeberkan kronologi meninggalnya balita malang MZ (18 bulan) yang sempat ditangani oleh timnya.

Korban yang diantar oleh pihak Yayasan Panti Asuhan Tunas Bangsa begitu tiba di RSUD Arifin Achmad dalam kondisi yang sudah menurun. Saat itu, pihak panti asuhan itu mengatakan bahwa korban muntah dan mencret.

"Pasien MZ langsung dilarikan ke instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Arifin Achmad. Menurut orang panti sebelumnya anak itu dalam keadaan muntah mencret, lemah dan sudah dua hari tidak makan," katanya di RSUD, Jumat, 27 Januari 2016.

Setelah ditangani pukul 22.45 WIB, Sabtu, 14 Januari 2016, MZ didiagnosa mencret, anemia dan dehidrasi ringan. Selanjutnya dipindahkan pukul 23.00 WIB ke ruangan Merak. Di sana kondisi korban semakin menurun hingga pukul 23.30 WIB malah semakin menurun.

Baca Juga: Ada Balita Tewas, Ketua LPA Riau: Panti Asuhan Tunas Bangsa Tak Layak Huni

"Ketika pukul 1.00 WIB mendapat laporan dari perawat yang sedang berjaga bahwa kondisi si anak sudah tidak bernafas. Itu masih terus kami tangani hingga pukul 3.30 WIB dan anak ini menghembuskan nafas terakhirnya," katanya.

Usai korban dinyatakan meninggal, pihak RSUD sudah berupaya untuk menghubungi pihak Yayasan. Namun tampaknya, pihak panti itu melepaskan tanggung jawab dan mengabaikan kondisi anak malang ini.‎

"Pokoknya upaya kami untuk menghubungi yayasan sudah maksimal. Di telpon berkali-kali hingga lima kali pun tidak diangkat-angkat," tutupnya.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline