12 Anggota TNI Pembeking Illegal Logging Dipecat

ILUSTRASI-PEMBALAKAN-LIAR.jpg
(COVESIA.COM)
Enoki Mall Pekanbaru Japanese restaurant shabu-shabu, sushi dan Grill

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Sebanyak 12 oknum anggota TNI yang terlibat membeking aktivitas illegal logging di suaka margasatwa Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan pada Oktober 2016 lalu resmi dipecat secara tidak hormat dari kemiliteran TNI oleh Komandan Korem 031/ Wirabima, Brigjend TNI Nurendi.

Nurendi mengatakan langkah tersebut merupakan bukti TNI tak melindungi para anggotanya yang jelas-jelas melakukan kejahatan, apalagi pada kejahatan lingkungan yang belakangan tahun ini diperangi oleh negara.

"Kalau ada anggota kita yang terlibat, ya kita tidak akan pilih-pilih atau melindunginya. Akan langsung kita pecat," kata Nurendi, Jumat, 13 Januari 2017.

Baca Juga: 12 Oknum Tentara Beking 2 Truk Berisikan Ratusan Kubik Kayu Ilegal

Melindungi para penjahat lingkungan yang baik yang melakukan perambahan hutan maupun pembakar lahan bagi TNI merupakan tindakan mengkhianati negara sehingga harus ditindak secara tegas.

Ia melanjutkan, seharusnya langkah ini bisa diikuti oleh lembaga pemerintahan bukan hanya dalam lembaga kemiliteran saja. Karena selama ini tindakan perambahan bukan hanya dibekingi oleh oknum militer saja, tapi juga oleh aparatur sipil negara yang harusnya sejalan dengan TNI.

Seperti kasus beberapa hari lalu, tiga orang oknum Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) yang terlibat tindak pemerasan pada sopir pengangkut kayu illog di Kampar. "Harusnya semua kepala daerah dan kepala dinas harus juga seperti itu. Ketika ada pegawainya yang terlibat, langsung copot," ujarnya.

Klik Juga: Jokowi Didesak Buka Kasus Ilegal Loging 14 Perusahaan Riau

Tindakan tegas ini harus diambil untuk menjaga nama baik dari kesatuan maupun lembaga militer dan pemerintahan dari citra buruk yang dilakukan oleh beberapa oknum yang ada di dalam. Jika tak dilakukan Nurendi khawatir masyarakat akan kehilangan kepercayaan terhadap negara.

Illegal Logging merupakan salah satu penyebab kebakaran lahan di provinsi Riau selama belasan tahun belakangan. Illog diilakukan untuk membuka lahan baru yang siap olah dengan menjual hasil alam dari perambahan tersebut. Lahan yang baru dirambah biasanya terlebih dulu dibakar sebelum dimanfaatkan agar menambah zat hara yang terkandung di dalamnya.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline