Aktual, Independen dan Terpercaya

Begini Rekayasa Lalu Lintas di Malam Pergantian Tahun Baru

Rekayasa-Lalu-Lintas.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/ISTIMEWA)

Laporan: Azhar Saputra

 

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pengamanan menjelang malam tahun baru 2017 yang dilakukan oleh Polresta Pekanbaru akan mengedepankan metode tidak terkunci dan semua arus mengalir pada rekayasa lalu lintas. Artinya, Polisi tidak akan menggunakan traffic light di setiap persimpangan dan akan menutup u-turn di setiap ruas jalan.

 

Nantinya, arus lalu lintas akan dialihkan sesuai arahnya sehingga tidak ada penumpukan kendaraan baik roda empat maupun roda dua di setiap persimpangan maupun u-turn.

Pasalnya, pada malam tpergantian tahun tersebut dipastikan akan terjadi kepadatan arus lalu lintas seperti tahun-tahun sebelumnya. Sehingga menyebabkan arus lalu lintas terkunci menjelang detik-detik pergantian tahun baru dan akan berimbas pada arus lalu lintas di jalan lainnya.

Baca Juga: Jalanan Pekanbaru Terancam Gelap Gulita Saat Tahun Baru 2017

 

"Tahun baru ini semua arus yang diperkirakan padat itu kita pastikan tidak akan terkunci. Semuanya mengalir kok," kata Kasat Lantas Polresta Kompol Budi Setiawan, Kamis, 28 Desember 2016.

 

Penerapan sistem ini dilakukan tergantung kondisi jalanan yang akan dipilih warga untuk merayakan malam pergantian tahun. Namun, polisi memperkirakan puncaknya kepadatan kendaraan akan terjadi pada pukul 22.00 WIB, Sabtu, 31 Desember 2016 mendatang.

 

Sementara lokasi rekayasa pengalihan lalu lintas tersebut dilakukan di simpang SKA antara Jalan Soekarno-Hatta dengan Tuanku Tambusai, Jalan Setia Budhi dengan Ir Juanda, Jenderal Sudirman, seputaran Purna MTQ dan Arifin Achmad.

Klik Juga: Polda Riau Kerahkan 1.329 Personel Amankan Natal dan Tahun Baru

 

Kabag Ops Polresta Pekanbaru Kompol Edwin mengatakan selain mempergunakan metode tersebut, di setiap titik arus yang biasa dijadikan masyarakat sebagai lokasi perayaan pergantian tahun akan disterilkan dari pedagang kaki lima, parkir kendaraan roda empat maupun roda dua yang dijadikan sebagai arus lambat.

 

"Tempat-tempat itu seperti di depan MTQ Pekanbaru yang nantinya di dua sisi jalanan tersebut parkir kendaraan maupun pedagang yang akan berjualan akan kita arahkan di dalam Purna MTQ. Semuanya sudah kita siapkan," tandasnya.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline