HAKI 2016, Penghargaan Komitmen Riau Lawan Korupsi

Ketua-KPK-Agus-Rahardjo.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/ZUHDY FEBRIYANTO)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Provinsi Riau dipilih sebagai tuan rumah pada perhelatan ke-11 Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) kata Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai bentuk penghargaan pada Riau yang komitmen melawan korupsi sejak mantan gubernurnya yang ketiga, Annas Maamun ditangkap oleh KPK karena tersandung kasus korupsi.

 

Riau ditunjuk pada forum rembuk integritas yang digelar di Jakarta beberapa minggu lalu oleh organisasi serta elemen-elemen masyarakat yang aktif dalam gerakan anti korupsi.

 

"Riau dipilih karena komitmennya berbenah. Semangat berbenah itu yang membuat Riau disokong oleh KPK untuk menyelenggarakan HAKI," kata Ketua KPK, Agus Rahardjo usai pembukaan expo integrity, Kamis, 8 Desember 2016.

Baca Juga: Hari Pertama HAKI Diresmikan Ketua KPK

 

Provinsi Riau juga tengah berbenah melalui pendampingan yang dilakukan KPK melalui program Koordinasi dan Supervisi bidang Pencegahan dan Penindakan. Sehingga diharapkan, Riau bisa jauh lebih baik di masa yang akan datang dengan pendampingan KPK.

 

Bagi KPK sendiri, lanjut Agus, peringatan HAKI melalui Kegiatan Festival Antikorupsi 2016 dilaksanakan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik dalam mendorong gerakan antikorupsi. Selain itu, peringatan ini juga menjadi momentum strategis untuk menggalang kesadaran masyarakat untuk terlibat aktif dalam upaya pemberantasan korupsi.

 

“Masyarakat juga berperan sebagai aktor, bukan lagi menjadi objek dalam pemberantasan korupsi,” katanya.

Klik Juga: Wow, Ada Nama Pejabat Kasus Korupsi Melingkar di Tugu Zapin

 

Keterlibatan itu juga tertuang dalam logo nasional Peringatan Hari Antikorupsi 2016 berupa gerakan putaran angin dari bawah yang semula kecil kemudian semakin besar dan kuat sebagai simbol gerakan masyarakat kuat dan berkelanjutan untuk menyapu korupsi.

 

Dengan tagline “Ayo Bergerak Riau! Untuk Indonesia Tangguh” merupakan seruan ajakan kepada seluruh elemen masyarakat agar memberdayakan setiap potensi yang dimiliki dalam upaya pencegahan korupsi sekaligusmenginternalisasi nilai-nilai antikorupsi agar Indonesia dapat menjadi bangsa yang tangguh dalam segala aspek pembangunan.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline