Aktual, Independen dan Terpercaya

Warga Pesisir Pidie Jaya, Aceh Mengungsi ke Masjid, Khawatir Tsunami

Bangunan-yang-rubuh-akibat-gempa.jpg
(OKEZONE)
Enoki Mall Pekanbaru Japanese restaurant shabu-shabu, sushi dan Grill

RIAU ONLINE - Pasca gempa berkekuatan 6,5 Skala Richter mengguncang Aceh, seratusan warga di wilayah pesisir Gampong Pante Raja, Kecamatan Pante Raja, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh mengungsi ke masjid, Rabu, 7 Desember 2016.

 

Saat terjadi gempa warga yang menetap di wilayah pesisir tersebut langsung menuju kawasan yang lebih tinggi menggunakan sepeda motor. Sebagian besar dari mereka memilih mengungsi di Masjid Jamik Nur Abdullah, Gampong Paru Keude, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya.

 

Mereka tergerak sendiri untuk meninggalkan desa dan mengungsi karena pernah merasakan tsunami yang pernah memporak-porandakan Aceh pada 26 Desember 2004 silam.

Baca Juga: Gempa Aceh, PMI: 26 orang meninggal dunia, Tiga Balita

 

Mereka khawatir gempa kuat pagi tadi kembali memicu tsunami, meski Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah menyatakan bahwa gempa tidak berpotensi tsunami.

 

Menurut seorang pengungsi, Rukiah Maksyah (65), mereka langsung lari setelah merasakan gempa yang cukup dahsyat itu. Bahkan, mereka tidak sempat menyelamatkan barta benda pribadi.

 

"Kami tidak tahu lagi barang kami di sana bagaimana. Keluarga juga sudah ada yang pulang ambil barang-barang,” ujarnya, seperti dikutip dari OKEZONE.COM, Rabu, 7 Desember 2016.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline