Aktual, Independen dan Terpercaya


Ada Perawat 'Ngemis' di Lobi RSUD Arifin Achmad

perawat-RSUD-Arifin-Ahmad-berlakon-layaknya-pengemis.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/BOYKE SIHOMBING)
ombudsman

Laporan: Boyke Sihombing

 

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Karyawan RSUD Arifin Achmad Pekanbaru hari ini, Senin, 5 Desember 2016, meminta maaf kepada masyarakat atas pelayanan mereka yang kurang maksimal. Hal ini karena mereka menuntut pembayaran Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) dan Jasa pelayanan kesehatan mereka yang belum dibayar sejak Januari 2016 sampai Desember ini. Dalam aksi ini Puluhan polisi diterjunkan demi keamanan.

 

Kalimat-kalimat sindiran banyak ditempelkan pada tembok rumah sakit, seperti "BLU (Bos Langsung Untung)", "Asrizal Biang kerok, Dimana hati Nuranimu?", serta "Kami bukan orang bodoh yang bisa dibohongi".

 

Dalam unjuk rasa ini, seorang perawat laki-laki menyindir dengan berpura pura menjadi pengemis dan duduk di lobi. Sementara, para pegawai lainnya melemparkan uang pecahan lima ribu, dua ribu dan uang logam.

Baca Juga: Ratusan Pegawai RSUD Mogok Kerja, Ombudsman Datangi Sekda Riau

 

Sesekali perawat yang berlakon sebagai pengemis itu berteriak "Kapan Dibayar oiiiiiiiii? Tolonglah Pak."

 

Salah seorang pegawai bahkan membantu mengutip uang dan memasukkannya ke plastik hitam kemudianmeletakkan tepat di depan perawat laki-laki itu. Pertunjukkan sindiran ini nampaknya di luar dari agenda unjuk rasa mereka.

 

Sukai/Lika Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline