Aktual, Independen dan Terpercaya


Dihapus, Pengamat Pendidikan: UN Bukan Satu-satunya Penentu Kelulusan

Ujian-Nasional.jpg
(INTERNET)
ombudsman

Laporan: Azhar Saputra

 

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pengamat Pendidikan Provinsi Riau, Isjoni menyutujui keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang akan membelakukan penghapusan ujian nasional.

 

Menurut Isjoni, ujian nasional bukanlah merupakan satu-satunya yang menjadi faktor penentu keberhasilan siswa dalam jenjang pendidikan.

 

"Sebenarnya penghapusan ujian nasional dari awal sudah dilakukan karena ujian naisonal itu tidak satu-satunya penentu keberhasilan siswa," ucapnya di Pekanbaru, Selasa, 29 November 2016.

 

Isjoni mengatakan, sebenarnya ujian nasional (UN) yang selama dua tahun belakangan pemerintah menerapkan ujian nasional berbasis komputer UN tetap tidak menentukan kelulusan siswa.

 

"Tepatnya di dua tahun belakangan dimana Pemerintah menetapkan ujian berbasis komputer. Itu kan tidak menentukan kelulusan,"tambahnya.

Baca Juga: Tahun 2017, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Hapus Ujian Nasional

 

Ada faktor lain yang menjadi penentu, kata dia, pemerintah harus mampu meningkatkan potensi siswa yang ditetapkan di tiap-tiap sekolah yang ada di daerah-daerah.

 

"Saya lihat penghapusan ujian nasional ini bagus dan saya menyetujuinya. Tetapi ada faktor yang menentukan yaitu mutu. Bagaimana kebijakan pemerintah menentukan tes potensi anak itu. Penentuan kembali pada sekolah, bukan berdasarkan ujian nasional," kata Isjon.

 

Penghapusan ujian nasional ini menurutnya tidak akan membuat dunia pendidikan Indonesia mundur. "Jadi hal itu bukanlah suatu kemunduran, potensi anak tidak melalui ujian nasional saja," tutupnya.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline