Aktual, Independen dan Terpercaya

Riau Menyapa Dunia Melalui Pariwisata Alam dan Budaya

Bakar-Tongkang5.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Sumberdaya Alam (SDA) berupa minyak dan gas bumi dari tahun ke tahun semakin menyusut serta harganya menurun, membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memutar otak sehingga ada Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

 

Jawabannya, dengan menggenjot dan mempromosikan sektor pariwisata yang selama ini belum digarap secara maksimal. Inilah memicu ratusan bahkan ribuan bahkan jutaan warga Riau saban tahun harus berwisata ke provinsi tetangga, atau pun ke luar negeri. 

 

Promosi wisata inilah yang kini digencarkan Pemprov Riau melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif a (Disparekraf). Kepala Disparekraf Riau, Fahmizal Usman menjelaskan, tema pariwisata Riau tahun ini berupa "Riau Menyapa Dunia". 

 

Tujuannya, untuk mempromosikan pariwisata Riau di nasional dan internasional dengan menghadirkan media nasional serta Internasional, para duta besar, asosiasi pariwsata serta maskapai penerbangan.

 

Guna mempopulerkan Riau Menyapa Dunia, Fahmizal mengajak seluruh warga Riau mulai saat ini untuk membuat hastag #riaumenyapadunia di semua media sosial.

 

Lalu, pariwisata apa yang ditawarkan oleh Riau kepada para pelancong? Riau memiliki daya tarik wisata yang patut dikunjungi. Di antaranya, Candi Muara Takus di Desa Muara Takus. Ini merupakan situs diduga awal Kerajaan Sriwijaya.

 

Air Terjun Sungai Kopu

AIR TERJUN yang keluar dari bebatuan menambah semakin indahnya potensi wisata di Sungai Kopu, XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar.

 

Selain itu, di Kabupaten Siak Sriindrapura masih terdapat peninggalan berupa Istana Siak pernah menguasai 11 Kerajaan di kawasan Sumatera.

 

Ia juga menjelaskan, Riau juga memiliki beberapa event wisata menarik untuk dikunjungi lainnya. Seperti Bekudo Bono (Surfing Bono). Bono merupakan gelombang besar yang menghulu ke dalam Sungai Kampar.

 

Para peselancar puas berselancar selama 2 jam dengan panjang 30 km serta tinggi gelombang mencapai 4-6 meter.

 

Tak hanya itu, Bono juga memiliki banyak puncak gelombang bergulung (wave barrel) tidak dijumpai di daerah lain. Sedangkan beberapa event wisata lain sering digelar di Riau Bakar Tongkang, Pacu Jalur, Tour Se Siak, Gema Muharram dan Pekanbaru 10K. 

 


Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline