Aktual, Independen dan Terpercaya

Mabes TNI Perintahkan Jajarannya Tonton ILC "Setelah 411" Malam Ini

Demo-4-November.jpg
(OKEZONE)
Enoki Mall Pekanbaru Japanese restaurant shabu-shabu, sushi dan Grill

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pusat Penerangan Markas Besar TNI mengeluarkan surat pemberitahuan internal kepada seluruh jajaran TNI baik Angkatan Darat, Laut dan Udara untuk menyaksikan acara talkshow pada salah satu channel televisi nasional swasta yang programnya bernama Indonesia Lawyers Club, malam ini, Selasa, 8 November 2016.

 

Acara yang disiarkan secara langsung mulai pukul 19.30 wib ini akan bertema "Setelah 411" yang dihadiri langsung oleh Panglima TNI, Jendral TNI Gatot Numantyo sebagai salah satu pembicara yang akan memberikan keterangan seputar aksi demo tangkap Ahok yang berlangsung beberapa hari lalu.

 

"Sehubungan atas pemberitahun tersebut, mohon dapatnya kepada Jendral, Marsekal dan Laksamana untuk menginformasikan pemberitahuan ini agar dapat menyaksikan tayangan tersebut," demikian petikan pemberitahuan yang dikeluarkan oleh Wakil Kepala Puspen Mabes TNI, Laksamana Pertama TNI Abdul Rasyid.

Baca Juga: Pasca Demo 411, IPW: Polri Arogansi, Main Tangkap dan Jemput Paksa Aktivis HMI

 

Pemberitahuan ini telah disebarkan secara vertikal kelembagaan di satuan TNI baik darat, laut dan udara lewat Kedispen masing-masing.

 

Beberapa hari lalu, jutaan umat muslim se Indonesia melakukan aksi damai secara serentak. Aksi terbesar terpusat di Jakarta yang melibatkan semua kalangan masyarakat dan mendatangkan umat muslim dari daerah.

 

Aksi tersebut menuntut ditangkap dan dihukumnya Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama atau Ahok yang diduga melakukn penistaan terhadap ayat suci Al Quran surat Al Maidah 51 tentang larangan memilih pemimpin non muslim

Klik Juga: Unggah Foto Dua Pemuda, Aa Gym: Inikah Provokator Kericuhan Semalam?

 

Namun sayang karena aksi damai yang dimulai usai salat jumat berakhir rusuh di Jakarta pada maghrib yang berakibat pada jatuhnya korban luka baik dari masyarakat maupun dari aparat. Aksi rusuh ini disinyalir karena masyarakat kecewa karena Presiden Joko Widodo menolak menemui para demonstran yang meminta ketegasan presiden terkait kasus Ahok.

 

Selain itu juga terjadi penjarahan terhadap salah satu retail Indomaret yang jaraknya di sekitar lokasi demo di Jalan Merdeka, dekat Istana Presiden Joko Widodo.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline