Scale Up Berangkatkan Warga Bermukim di Lahan Gambut ke Jambore Masyarakat Gambut

Diskusi-ScaleUp.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/AZHAR SAPUTRA)
Enoki Mall Pekanbaru Japanese restaurant shabu-shabu, sushi dan Grill

Laporan: Azhar Saputra

 

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Partisipasi Scale Up, lembaga non pemerintahan yang bergerak di bidang penyelesaian konflik sumber daya alam dalam acara Jambore Masyarakat Gambut (JMG), diselenggarakan Badan Restorasi Gambut (BRG), 5-7 November 2016, di Gor Kota Baru, Jambi, di antaranya dengan memberangkatkan 20 warga yang bermukim di wilayah bergambut di Provinsi Riau.

 

"Dalam acara yang diselenggarakan BRG itu, kami mengirimkan 20 warga bermukim di lahan gambut di Provinsi Riau," kata Isomuddin, yang menjabati divisi riset kepada RIAUONLINE.CO.ID,Kamis, 3 November 2016.

 

Ia menjelaskan, masyarakat Riau yang dikirim itu terdiri dari beberapa wilayah berada di Kabupaten Siak, Pelelawan, Kampar, Rokan Hilir, serta beberapa Non Government Organization (NGO) di Pekanbaru.

 

Baca Juga: PT RAPP dan Indah Kiat Tak Mampu Tuntaskan Konflik

 

Partisipasi Scale Up lainnya, membantu mempromosikan hasil-hasil ekonomi dan beberapa pengalaman masyarakat dalam mengolah lahan gambut.

 

"Kalau yang itu seperti mengikuti stand pondok kuliner dan pentas seni. Kita menghadirkan pondok-pondok turunan gambut, seperti sambal ikan salai dari Teluk Meranti dan tiga wilayah lainnya, seperti Sumatera Selatan, Jambi dan tentunya Riau," tuturnya. 

 

Scale Up juga akan berbagi pengalaman tentang berbagai macam persoalan konflik beserta penyelesaiannya yang tentunya terkait dengan lahan bergambut.

 

Klik Juga: Tambah Kapasitas, Tambah Areal dan Tambah Konflik SDA

 

"Kami berharap karena ini pertemuan nasional bagaimana acara ini dapat menjadi pembelajaran . Misalnya di Kalimantan ada pengolahan pertanian di lahan gambut. Itu harus di bagi ke teman-teman lainnya, sedangkan yang ke dua bagaimana pengambdian tata kelolan gambut masyarakat yang sering membakar bagaimana masyarakat bisa mempergunakan lahan gambut untuk tidak membakar," tutupnya.

 


Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline