Aktual, Independen dan Terpercaya

Warga Protes Kerusakan saat Pemasangan Pipa Gas tak Kunjung Diperbaiki

Kompor-Gas-di-Rumah-Warga.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/ZUHDI FEBRIYANTO)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Masyarakat Kelurahan Pesisir dan Rintis, Kecamatan Limapuluh, menyesalkan Pemerintah Kota Pekanbaru yang tak pernah melakukan sosialisasi apapun terkait rencana pemasangan jaringan pipa gas telah diresmikan hari ini, Kamis, 13 Oktober 2016. 

 

Sejak dilakukan uji coba di masing-masing kelurahan, pemerintah tak pernah sekalipun memperkenalkan bagaimana penggunaan City Gas ini kepada masyarakat. Padahal, City Gas ini merupakan program unggulan Wali Kota Pekanbaru, Firdaus.

 

"Terpasang sudah lama, tapi sekalipun tak pernah ada sosialisasi sama sekali. Sosialisasi dulu hanya sekali ketika pemasangan akan dilakukan," kata Andi, warga Kelurahan Rintis, Kamis, 13 Oktober 2016.

 

Pemasangan meteran dan jaringan pipa gas di tiap rumah, tuturnya, memang tak dipungut biaya alias gratis. Namun, warga menyesalkan pemerintah tak melakukan pengawasan pada pemasangan jaringan pipa gas di rumah-rumah warga.

 

Baca Juga: Protes Pemerintah Tak Siap Kelola City Gas, Warga: Banyak Pipa Gas Masih bocor

 

"Semen di rumah atau di pelataran rumah banyak yang dijebol untuk pasang pipa. Setelah di pasang, bekas bongkaran tersebut tak diperbaiki, padahal waktu itu mereka sudah bilang kalau bakal bertanggung jawab dengan memperbaiki sampai utuh kembali," jelasnya.

 

Karena tak diperbaiki, jelasnya, warga banyak yang kesal hingga akhirnya mengadu. "Kami waktu itu tak tahu harus mengadu kemana. Akhirnya kami mengadu di kecamatan. Beberapa memang diperbaiki, tapi banyak juga yang masih dibiarkan," jelas Andi.


Mengenai peresmian pengaliran jaringan gas di Kelurahan Tanjung Rhu, Upik, warga Kelurahan Rintis juga merasa kecewa. Pasalnya ia dan beberapa tetangga lainnya sudah menanti realisasi penyaluran gas ke rumah-rumah mereka. Namun tak pernah dapat kejelasan, hingga kini.


"Uji coba terakhir memang gagal. Sampai jaringan pipa gas di sini buntu karena harus diperbaiki dulu. Tapi hingga sekarang kami tak tahu apakah sudah diperbaiki atau belum. Tak ada kabar ke warga," papar Upik.

 

PT Pertagas Niaga merupakan anak perusahaan Pertamina. Pada Juli 2016 lalu, telah selesai membangun 3.713 sambungan pipa gas kota di Kecamatan Limapuluh, Pekanbaru. Pemasangan jaringan pipa gas (Jargas) dilakukan kerja sama dengan Pemko Pekanbaru dengan sebutan City Gas.


Pembangunan jaringan pipa gas kota dianggarkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2015. Besar anggarannya Rp 70 miliar. Pembangunan jaringan pipa gas kota ini sudah dimulai Oktober 2015 lalu hingga Maret 2016.

 


Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline